Jakarta–Pada perdagangan hari ini laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melakukan reli naik menuju target resisten terdekat di level 5.746, setelah kemarin mampu mempertahankan support di level 5.700.
Menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, walaupun masih terus dibayangi aksi jual, namun posisi IHSG masih belum bergeser ke bawah support level 5.650,
“Sehingga, masih ada potensi untuk terjadinya short term trend recovery untuk memperkuat posisi di atas level 5.700 untuk menjadi batu loncatan reli ke resisten atas berikutnya di 5.746 dan 5.800,” katanya di Jakarta, Jumat, 9 Juni 2017.
Dengan demikian, jelas Yuganur, adanya potensi pembalikan arah menguat pada pergerakan IHSG di perdagangan hari ini, ia merekomendasikan empat saham untuk perdagangan kali ini.
Keempat saham tersebut di antaranya yakni :
1. BJBR dengan target trading di kisaran Rp2.575-2.675.
Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan BUMD ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekspektasi pendapatan ke depan di 2017 ada pada skenario kenaikan menuju resisten psikologis di kisaran Rp2.575-2.675.
2. TLKM dengan target trading di kisaran Rp4.425-4.675.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten berkapitalisasi besar ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp4.425-4.675.
3. ADRO dengan target trading di kisaran Rp1.675-1.775.
Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten pertambangan ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada kisaran Rp1.675-1.775.
4. WSKT dengan target trading di level Rp2.450.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten konstruksi ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp1.870-Rp.2.450. (*)
Editor: Paulus Yoga
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More