Ilustrasi: Pergerakan saham. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur BI periode Oktober 2025, Rabu, 22 Oktober 2025.
Keputusan tersebut memicu pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini. Terpantau, IHSG ditutup merosot ke posisi 8.152,55 atau melemah sebanyak 1,04 persen dari level 8.238,08.
Mayoritas sektor bergerak melemah. Salah satunya sektor keuangan yang terkoreksi. Ini ditercermin dari saham perbankan kapitalisasi jumbo (big banks) yang kompak turun.
Baca juga: Asing Terciduk Borong Saham BBCA, Net Buy Tembus Rp1,30 Triliun
Pelemahan terbesar terjadi pada harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 3,24 persen menjadi ke posisi Rp8.200 per saham dari harga sebelumnya Rp8.500 per saham.
Kemudian saham bank pelat merah juga mengalami hal serupa, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang merosot 1,60 persen menjadi Rp3.700 dari Rp3.760 per saham.
Baca juga: Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Oktober 2025
Selanjutnya, harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk turun sebesar 0,46 persen menjadi Rp4.330 per saham dari harga penutupan sebelumnya Rp4.350 per saham.
Adapun, harga saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tercatat terkoreksi 0,49 persen ke posisi Rp4.030 per saham dari level Rp4.050 per saham. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More