Market Update

Saham Big Banks Kompak Loyo usai BI Umumkan Tahan Suku Bunga Acuan

Poin Penting

  • Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur Oktober 2025.
  • IHSG melemah 1,04 persen ke posisi 8.152,55, dipicu sentimen suku bunga tetap dan tekanan pada sektor keuangan.
  • Saham perbankan besar kompak turun, dengan penurunan terbesar dialami BBCA (-3,24 persen), disusul BBRI (-1,60 persen), BMRI (-0,46 persen), dan BBNI (-0,49 persen).

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur BI periode Oktober 2025, Rabu, 22 Oktober 2025.

Keputusan tersebut memicu pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini. Terpantau, IHSG ditutup merosot ke posisi 8.152,55 atau melemah sebanyak 1,04 persen dari level 8.238,08.

Mayoritas sektor bergerak melemah. Salah satunya sektor keuangan yang terkoreksi. Ini ditercermin dari saham perbankan kapitalisasi jumbo (big banks) yang kompak turun.

Baca juga: Asing Terciduk Borong Saham BBCA, Net Buy Tembus Rp1,30 Triliun

Pelemahan terbesar terjadi pada harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 3,24 persen menjadi ke posisi Rp8.200 per saham dari harga sebelumnya Rp8.500 per saham.

Kemudian saham bank pelat merah juga mengalami hal serupa, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang merosot 1,60 persen menjadi Rp3.700 dari Rp3.760 per saham.

Baca juga: Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Oktober 2025

Selanjutnya, harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk turun sebesar 0,46 persen menjadi Rp4.330 per saham dari harga penutupan sebelumnya Rp4.350 per saham.

Adapun, harga saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tercatat terkoreksi 0,49 persen ke posisi Rp4.030 per saham dari level Rp4.050 per saham. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

5 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

6 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

7 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

12 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

13 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

13 hours ago