Pergerakan pasar modal/istimewa
Jakarta–Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan melanjutkan tren kenaikan jangka pendek untuk menuju target resisten berikutnya di posisi 5.874, setelah kemarin mampu berbalik menguat ke level 5.791.
Menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, meski laju IHSG kerap didera aksi jual namun aksi beli saham big cap dan lapis kedua mampu mengangkat IHSG ke atas level resisten intra-day 5.746.
“Sehingga, mengurangi potensi untuk terjadi koreksi minor ke support low di level 5.650 dan membuka ruang untuk mengalami kenaikan hingga 5.874,” kata Yuganur di Jakarta, Rabu, 21 Juni 2017.
Dengan demikian, jelas dia, adanya peluang kenaikan lanjutan pada laju IHSG di perdagangan hari ini patut direspon para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:
1. BBCA dengan target trading di kisaran Rp18.650-Rp19.100.
Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten perbankan ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp18.650-Rp19.100.
2. TLKM dengan target trading di kisaran Rp4.585-Rp4.675.
Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten big cap index driver ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp4.575-Rp4.675.
3. ADRO dengan target trading di kisaran Rp1.725-Rp1.825.
Harga komoditas yang mulai rebound dari low 10 tahun terakhir setelah tertekan sekian lama membuat emitten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium-term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp1.725-Rp1.825
4. BEST dengan target trading di kisaran Rp347-Rp357.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten properti ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp347-Rp357. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More