Ilustrasi: Pergerakan saham. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) pada hari ini (17/12) ditutup menguat 1,63 persen ke posisi Rp3.750 per saham dari harga penutupan sebelumnya Rp3.690.
Penguatan harga saham BBRI pada hari ini sejalan dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang menyetujui perubahan jajaran direksi.
Dalam sepekan, harga saham BBRI tercatat mengalami kenaikan 2,46 persen. Saham bank pelat merah ini bergerak dalam rentang level Rp3.590-3.810 per saham.
Meski demikian, sejak awal 2025 harga saham BBRI masih mengalami kontraksi sebanyak 8,09 persen dan sempat menyentuh level tertingginya di posisi Rp4.450 per saham.
Baca juga: Baru Sembilan Bulan, BRI Rombak Lagi Susunan Direksi, Ini Susunan Lengkapnya!
Di sisi lain, hasil RUPSLB hari ini diharapkan bisa jadi sentimen positif bagi pergerakan saham BBRI ke depan.
Diketahui, dalam RUPSLB BRI, pemegang saham menyetujui untuk mengganti empat direksi dan mengangkat satu direksi untuk mengemban tanggung jawab baru di perseroan.
Secara rinci, pemegang saham menyetujui pengangkatan Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Wakil Direktur Utama dari posisi sebelumnya, yakni Direktur Finance and Strategy menggantikan posisi Agus Noorsanto.
Selanjutnya, Achmad Royadi diangkat untuk menempati posisi Direktur Finance and Strategy menggantikan Viviana.
Lalu, pemegang saham juga sepakat mengangkat Aris Hartanto sebagai Direktur Consumer Banking menggantikan posisi sebelumnya, yakni Nancy Adistyasari.
Tidak hanya itu, RUPSLB juga sepakat mengangkat Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen Risiko menggantikan Mucharom, serta Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal and Compliance.
Baca juga: Rekam Jejak Viviana Dyah Ayu, Wadirut Baru BRI
Poin Penting Defisit APBN 2025 tercatat 2,92 persen dari PDB, melebar dari target 2,53 persen,… Read More
Poin Penting Bank Muamalat menegaskan isu dana nasabah hilang tidak benar, karena video viral terkait… Read More
Poin Penting Utang paylater perbankan mencapai Rp26,20 triliun per November 2025, tumbuh 20,34 persen (yoy)… Read More
Poin Penting OJK membentuk Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah untuk mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting KPK menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,13 persen ke level 8.936,75, dengan transaksi mencapai… Read More