Bank Victoria: Tak mau agresif. (Foto: istimewa).
Jakarta – Manajemen PT Bank Victoria International Tbk mengumumkan, bahwa perseroan telah menuntaskan pelaksanaan penambahan modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 780.394.335 saham baru, atau setara dengan 9,9% dari total modal disetor perseroan.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa, 3 Januari 2017, Direksi perusahaan yaitu Rusli dan Rita Gosal menjelaskan bahwa saham baru yang diterbitkan perseroan tersebut diserap oleh Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft mbH (DEG), sebuah perusahaan investasi yang dimiliki BUMN Perbankan Jerman, KfW.
Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp355,81 per saham, dimana total nilai pembelian saham oleh DEG tersebut mencapai Rp277,67 miliar. Perseroan telah melaksanakan penerbitan saham-saham baru tersebut pada 30 Desember 2016.
Dijelaskan, seluruh dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur teknologi dan sistem informasi, mengembangkan jumlah cabang di seluruh Indonesia dalam rangka kegiatan pemasaran produk-produk, dan untuk mengembangkan bisnis ritel komersil Small Medium Enterprise atau UMKM. (*)
Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More
Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More
Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More
Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More
Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More
Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More