Perbankan; Harga saham melonjak. (Foto: Dok. Infobank)
Terakhir, saham BBRI tercatat naik Rp575 ke Rp10.550, BBCA naik Rp100 ke Rp13.200, BMRI naik Rp200 ke Rp9.100 dan BBNI naik Rp195 ke Rp5.025. Dwitya Putra
Jakart–Indeks acuan saham perbankan (infobank15) sepanjang perdagangan pekan kemarin tercatat melonjak 15,75%, atau terbesar nomor dua dibanding indeks sektoral lain di bursa saham.
Indeks saham unggulan seperti LQ45 sendiri pada perdagangan pekan kemarin melonjak 12,50% dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya 9,07%.
Berdasarkan data yang dihimpun, Senin, 12 Oktober 2015, kenaikan indeks infobank15 ditopang saham-saham unggulan seperti Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Negara Indonesia (BBNI).
Keempat saham motor penggerak indeks tersebut naik cukup signifikan. Terakhir pada perdagangan akhir pekan kemarin saham BBRI tercatat naik Rp575 ke Rp10.550, BBCA naik Rp100 ke Rp13.200, BMRI naik Rp200 ke Rp9.100 dan BBNI naik Rp195 ke Rp5.025.
Kenaikan ini sejalan dengan likuiditas saham keempat bank tersebut di bursa, sehingga sering diperdagangkan investor.
Sepanjang pekan kemarin saham BBRI diperdagangkan sebanyak 43.880 kali transaksi senilai Rp2,57 triliun, disusul BBCA, hingga 19.371 kali transaksi senilai Rp1,78 triliun dan BMRI sebanyak 27.390 kali transaksi senilai 1,66 triliun. Sedangkan saham BBNI diperdagangkan sebanyak 40.802 kali transaksi senilai Rp1,26 triliun. (*)
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More