Moneter dan Fiskal

Sah! Program Makan Bergizi Gratis Masuk Anggaran Pendidikan 2025

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan masuk di dalam anggaran pendidikan yang senilai Rp722,6 triliun.

“Agenda tematik tahun 2025 kalau kita lihat di sini pendidikan Rp722,6 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers RAPBN 2025, Jumat 16 Agustus 2024.

Bendahara negara ini menjelaskan, angaran yang digelontorkan tersebut adalah untuk membiayai peningkatan akses dan kualitas pendidikan hingga pemberian makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah.

“Selain program yang meneruskan seperti peningkatan akses, kualitas pendidikan dan menggunakan instrumen yang sama seperti PIP, KIP Kuliah, BOS , BOP PAUD, beasiswa termasuk LPDP juga pemberian makanan bergizi untuk anak-anak sekolah,” jelasnya.

Baca juga: Sri Mulyani: Defisit RAPBN 2,53 Persen Sudah Pertimbangkan Program Prioritas Prabowo

Selain itu, pada pemerintahan baru presiden terpilih Prabowo Subianto juga akan memfokuskan pada renovasi sekolah-sekolah, terutama pembangunan kelas dan sekolah yang sudah rusak serta pembangunan sekolah unggulan.

“Pemberian makan bergizi anak sekolah, renovasi sekolah dan oembangunan sekolah unggulan adalah berasal dari pemerintah baru untuk penekanan suatu program baru dan akselerasi untuk pendidikan,” pungkasnya.

Kemudian, untuk penguatan link and match dengan pasar tenaga kerja, seperti vokasi dan sertifikasi juga sudah masuk dalam anggaran.

“Pendidikan vokasi atau sertifikat itu nanti sudah masuk dalam anggaran dan sudah ada di program yang ada,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani menyatakan anggaran bagi program prioritas Presiden terpilih Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis belum pasti bakal ditempatkan di dalam Kementerian/Lembaga (K/L) tertentu.

Lebih jauh Sri Mulyani menjelaskan anggaran untuk makan bergizi gratis meski sudah ditetapkan dalam rancangan APBN 2025, namun masih perlu disempurnakan mekanismenya oleh Tim Prabowo.

“Seperti yang saya sampaikan desain program, penjelasannya, dan bagaimana eksekusinya itu tim dari tempat Pak Prabowo menjelaskan. Tapi bagaimana itu belum masuk postur, ya kami cadangkan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Senin 24 Juni 2024.

Baca juga: Makan Bergizi Gratis Masuk dalam Tujuh Program Unggulan Pemerintah di APBN 2025

Sri Mulyani mengatakan untuk sementara anggaran makan bergizi gratis akan dimasukan dalam bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN).

Adapun pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp71 triliun untuk membiayai program makan bergizi gratis pada awal pemerintahan presiden terpilih Prabowo-Gibran bagi anak sekolah di Indonesia pada 2025.

“Itu kita cadangkan. Itu bisa jadi masuk di dalam BUN, tapi itu kan masih sampai pertengahan Agustus RUU (Rancangan Undang-Undang) disusun,” paparnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

IHSG Masih Mampu Ditutup Menguat 1 Persen Lebih ke Level 8.310

Poin Penting IHSG ditutup naik 1,19% ke level 8.310,22 pada perdagangan 18 Februari 2026, dengan… Read More

1 hour ago

Bank BJB Buka Layanan Tukar Uang, Siapkan Rp8 Triliun untuk Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank BJB menyiapkan Rp8 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan… Read More

2 hours ago

Ini Besaran THR ASN yang akan Cair Awal Ramadan 2026

Poin Penting Pemerintah menyiapkan THR ASN 2026 sebesar Rp55 triliun yang ditargetkan cair pada awal… Read More

2 hours ago

Intip Deretan Tambang Emas Raksasa di Indonesia, Ada yang Beroperasi hingga 2041

Poin Penting Indonesia memproduksi sekitar 48 ton emas per tahun dengan total cadangan 2.600 ton… Read More

2 hours ago

Tito Harap Dukungan DPR, Bantuan dari Diaspora Aceh di Malaysia Tersendat Bea Cukai

Poin Penting Bantuan diaspora Aceh dari Malaysia masih tertahan di Bea Cukai, meski sudah dikirim… Read More

2 hours ago

Eastspring Indonesia Tawarkan 7 Produk Reksa Dana Lewat Bahana Sekuritas

Poin Penting PT Eastspring Investments Indonesia menggandeng PT Bahana Sekuritas, menawarkan 7 produk reksa dana… Read More

3 hours ago