News Update

Sah! OJK Setujui Pengangkatan 3 Komisaris BSI

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kini resmi memiliki tiga komisaris baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui pengangkatan tiga anggota dewan komisaris BSI hasil RUPST BSI pada 17 Mei 2024.

Ketiga komisaris tersebut adalah Fauzi sebagai komisaris, Nazaruddin sebagai komisaris, dan Felicitas Tallulembang sebagai komisaris independen.

“Pada tanggal 10 Desember 2024 Perseroan telah menerima keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat nomor SR-529/PB.02/2024 tanggal 9 Desember 2024 perihal Keputusan atas Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk,” kata Wisnu Sunandar, Kepala Divisi BSI dikutip dari keterbukaan publik, 13 Desember 2024.

Baca juga: Jurus BSI Lahirkan Wirausaha Muda Go Global
Baca juga: OJK Ungkap BSI dan Pegadaian Paling Siap jadi Bullion Bank

Berikut susunan dewan Komisaris dan Direksi yang baru hasil RUPST BSI:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama/Independen: Muliaman D. Hadad
  • Wakil Komisaris Utama/Independen: Adiwarman Azwar Karim
  • Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat
  • Komisaris Independen: Mohamad Nasir
  • Komisaris Independen: Felicitas Tallulembang
  • Komisaris: Masduki Baidlowi
  • Komisaris: Fauzi
  • Komisaris: Nazaruddin
  • Komisaris: Suyanto
  • Komisaris: Abu Rokhmad

Dewan Direksi

  • Direktur Utama: Hery Gunardi
  • Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
  • Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
  • Direktur Retail Banking: Harry Gusti Utama
  • Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
  • Direktur Information Technology: Saladin D. Effendi
  • Direktur Risk Management: Grandhis Helmi H
  • Direktur Compliance & Human Capital: Tribuana Tunggadewi
  • Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
  • Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi

Dewan Pengawas Syariah :

  • Ketua : Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag
  • Anggota: Dr. H. Mohamad Hidayat, M.B.A, MH
  • Anggota: Dr. H. Oni Sahroni, M.A
  • Anggota : Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A
  • Anggota : Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE.. M.H., M.Ag. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

20 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

4 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

14 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

14 hours ago