Sebelum bergelut di dunia pemerintahan, Erick Thohir dikenal sebagai pengusaha sukses/istimewa
Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir telah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk periode 2023-2027 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI hari ini (16/2) di Jakarta.
Erick Thohir menggantikan posisi Mochamad Iriawan atau biasa disapa Iwan Bule yang telah habis masa jabatannya pada Februari tahun ini.
Menteri BUMN tersebut memperoleh 64 suara jauh lebih unggul dibandingkan AA Lanyalla Mattalitti yang meraih 22 suara. Sedangkan, calon lainnya seperti Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi tidak memperoleh satu suara pun.
Terpilihnya Erick sebagai Ketum PSSI bukan tanpa alasan, pasalnya ia juga pernah menjadi komisaris utama Persib Bandung selama 10 tahun sejak 2009-2019. Lalu, ia juga pernah berkontribusi dalam membantu Indonesia terbebas dari sanksi FIFA di 2016.
Belum lama ini, ia juga kembali menjalin komunikasi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 yang lalu, agar Indonesia tidak kembali dijatuhi sanksi oleh FIFA.
Adapun, di kancah internasional, Erick pun memiliki saham klub MLS DC United dan Italia Inter Milan. Tidak hanya itu, ia juga masih memegang sebagian saham klub Oxford United yang saat ini berlaga di League One (Divisi 3) Inggris. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More
Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More