Keuangan

Ryan Firman: Leaders Harus Selalu Adaptif dan Agile

Jakarta – BUMN Muda Leadership Day kembali digelar pada akhir April lalu. Ini merupakan sebuah wadah bagi talenta-talenta muda BUMN untuk berbagi ide, inspirasi, inovasi, dan berkreasi.

Kali ini, BUMN Muda Leadership Day menghadirkan Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan IFG Life yang juga merupakan Chief of Research and Policy BUMN Muda.

Ryan berbagi pengalamannya menangani krisis di Jiwasraya saat beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya pada umur 31 tahun.

Berbekal pengalaman sebagai konsultan selama 10 tahun, Ryan memiliki peran penting pada program penyelamatan polis Jiwasraya, hingga pengalihan polis ke IFG Life.

“Jiwasraya dan Garuda Indonesia merupakan case restrukturisasi terbesar yang pernah dilakukan di Indonesia. Sejak awal, kami berkomitmen untuk melakukan penyelamatan polis hingga selesai. Alhamdulillah, berkat kerja tim dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, saat ini turbulensi dan masa krisis sudah dilewati,” ujarnya dikutip dalam keterangan resminya, 2 Mei 2024.

Baca juga: Darmawan Junaidi dan 4 Leaders di Bank Mandiri Raih ‘Top CEO – Top Next Leaders’ dari Infobank

Ryan menegaskan, dalam menghadapi krisis hendaknya leaders memiliki kemampuan komunikasi yang baik, teknik pengambilan keputusan yang tepat, juga tetap tenang saat menghadapi tekanan.

“Kondisi saat krisis sangat dinamis dan volatile. Penting untuk selalu adaptif dan agile, dan kita harus mampu melihat dari berbagai perspektif agar keputusan yang diambil tepat dengan risiko yang terukur,” tambah Ryan.

BUMN Muda Leadership Day yang bertajuk Leading Through Turbulences ini merupakan bentuk kolaborasi BUMN Muda dengan Garuda Indonesia.

Selain Ryan Diastana Firman, acara yang dibuka secara virtual oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo ini juga menghadirkan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Prasetio dan Direktur Teknik Garuda Indonesia Rahmat Hanafi.

Jajaran direksi Garuda Indonesia juga berbagi pengalaman memimpin perusahaan melewati krisis saat pandemi.

Baca juga: Garuda Indonesia dan UOB Kolaborasi Luncurkan Kartu Kredit Khusus Pelancong, Simak Benefitnya!

Hal penting yang harus diterapkan saat menghadapi kondisi yang menantang adalah kemampuan mendefinisikan peluang, menakar risiko, memperkuat mindset bertumbuh, serta fokus pada impact yang lebih besar.

Kegiatan ini ditutup dengan kunjungan 100 peserta BUMN Muda Leadership Day ke hangar GMF Aero Asia, mendapatkan pengalaman baru melihat kegiatan perawatan pesawat serta fasilitas hangar Garuda Indonesia di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

45 mins ago

IHSG Kembali Merah, Ditutup Turun 0,26 Persen ke Level 6.971

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More

1 hour ago

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

1 hour ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

2 hours ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

2 hours ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

2 hours ago