Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menyepakati penetapan laba bersih WOM Finance Tahun 2019 sebesar Rp206 miliar. Sebanyak 30% dari laba bersih akan dibagikan sebagai dividen tunai, dengan nilai maksimal Rp78 miliar atau setara Rp22,4 per saham.
RUPST juga menyetujui sebesar Rp1 miliar dari laba akan digunakan untuk cadangan umum guna memenuhi ketentuan pasal 70 ayat 1 UU NO.47 Tahun 2007 dan pasal 24 anggaran dasar perseroan. Selanjutnya sisa perolehan laba ditetapkan sebagai laba ditahan.
“Pembagian dividen sudah diputusakan dalam Rapat. Kalau bicara penjualan kami memang turun dibanding tahun 2018, tapi laba kami bisa tumbuh 21%. Tahun 2019 merupakan pencapaian laba tertinggi WOM Finance dalam 10 tahun terakhir atau sejak 2010,” kata Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar usai RUPST di Jakarta, Kamis 12 Maret 2020.
“Pertumbuhan laba didukung oleh perbaikan kualitas portfolio, pertumbuhan pendapatan, dan penurunan beban operasional,” tambah Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja.
Sepanjang 2019, WOM Finance mampu meningkatkan total pendapatan 1,05% menjadi Rp2,64 triliun. Sementara total beban perseroan berhasil ditekan 2,42% menjadi Rp2,27 triliun. Penurunan total beban juga ditopang oleh perbaikan kualitas aset di mana non performing finance (NPF) gross turun menjadi 2% dibandingkan 2,8% tahun sebelumnya.
Dari sisi pembiayaan, memang terjadi penurunan di mana tahun lalu pembiayaan WOM Finance sebesar Rp5,8 triliun, turun dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp6,9 triliun. Total unit yang dibiayai WOM Finance sebanyak 355 ribu, yang didominasi produk multiguna jasa MotorKu dan MobilKu sebanyak 196 ribu unit. Sedangkan pembiayan sepeda motor baru dan sepeda motor bekas sebanyak 159 unit. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More