Jakarta – PT RMK Energy Tbk (RMKE), perusahaan logistik batubara asal Sumatera Selatan ini, sepakat untuk membagikan dividen tunai dari hasil laba bersih 2024 dan melakukan perubahan susunan direksi perseroan. Keputusan ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) RMKE yang digelar di Jakarta, Selasa, 17 Juni 2025.
Terkait dengan pembagian dividen, RUPST RMK Energy akan membagikan dividen tunai sebesar Rp15,31 miliar atau Rp3,50 per saham kepada pemegang saham. Nilai tersebut setara dengan 5,32 persen dari laba bersih tahun buku 2024 yang sebesar Rp274,7 miliar.
Baca juga: Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Bakal Tebar Dividen Rp664,17 Juta
Raihan laba bersih tersebut tak lepas dari implementasi diservikasi pendapatan jasa dan efisiensi biaya. Ke depan, perseroan berharap bisa menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
“RMKE tetap berkomitmen menjadi mitra logistik andal bagi sektor energi nasional khususnya di Sumatera Selatan, dengan tetap menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vincent Saputra, Direktur Utama RMKE, dalam keterangan resmi di Jakarta, 17 Juni 2025.
Baca juga: RUPST MDIY Absen Tebar Dividen dan Angkat Komisaris Baru
Selain pembagian dividen, dalam RUPST RMK Energy juga menyetujui pengangkatan Indra Mulia Aliwarga sebagai direktur baru RMKE. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat lini operasional dan memperluas kerja sama bisnis perusahaan.
Berikut susunan direksi terbaru RMKE usai RUPST:
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More