Poin Penting
- Prodia membagikan dividen lebih dari Rp144 miliar atau Rp162,7 per saham, setara 70 persen laba 2025, meningkat dari 60 persen pada tahun sebelumnya
- Sejak IPO 2016, rasio dividen Prodia konsisten naik dari 30 persen hingga kini mencapai 70 persen, mencerminkan komitmen memberi nilai tambah bagi pemegang saham
- Liana Kuswandi menjadi Direktur Utama menggantikan Dewi Muliaty yang beralih ke Komisaris, serta penunjukan Lukas Setia Atmaja sebagai Komisaris Independen.
Jakarta — PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) menyepakati pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar lebih dari Rp144 miliar atau setara Rp162,7 per saham. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (23/4/2026).
Dividen Prodia tersebut setara dengan 70 persen dari laba tahun buku 2025. Ini meningkat 10 persen dibanding rasio pembayaran dividen tahun buku 2024, yang sebesar 60 persen dari laba.
Commercial & Partnership Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, mengatakan tren pembagian dividen perseroan terus meningkat sejak melantai di bursa pada 2016.
“Kalau kita lihat sejak kita IPO di tahun 2016, ini terus mengalami kenaikan dari pertama kita berikan dividen sebesar 30 persen, lalu 40 persen, dan selama tiga tahun berturut-turut diatas 50 persen. Di tahun 2021-2024 kita mulai memberikan dividend percentage di 60 persen dan tahun ini mencapai 70 persen. Ini komitmen kami untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham,” ujarnya, di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.
Baca juga: Pendapatan Turun, Prodia (PRDA) Catat Laba Bersih Rp114 Miliar di Q3 2025
Susunan Direksi dan Komisaris 2026-2031
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST Prodia juga menetapkan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan 2026–2031.
Dalam perubahan tersebut, Dewi Muliaty yang sebelumnya menjabat Direktur Utama, kini beralih menjadi Komisaris Perseroan. Sementara posisi Direktur Utama diisi oleh Liana Kuswandi yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan.
Di jajaran komisaris, Lukas Setia Atmaja ditunjuk sebagai Komisaris Independen menggantikan Joseph Felipus Luhukay.
Adapun susunan Dewan Komisaris lainnya tidak mengalami perubahan, yakni Andi Wijaya sebagai Komisaris Utama, serta Gunawan, Endang Hoyaranda, dan Kerry Lestari sebagai Komisaris.
Sementara itu, jajaran direksi diperkuat oleh Marina Eka Amalia, Indriyanti Rafi Sukmawati, Andri Hidayat, serta Ida Zuraida.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Prodia Hasil RUPST 2026:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Andi Wijaya
- Komisari : Gunawan Prawiro Soeharto
- Komisaris : Endang Hoyaranda
- Komisaris : Dewi Muliaty
- Komisaris Independen : Lukas Setia Atmaja
- Komisaris Independen : Kerry Lestari Dandan
Susunan Direksi
- Direktur Utama : Liana Kuswandi
- Direktur : Marina Eka Amalia
- Direktur : Indriyanti Rafi Sukmawati
- Direktur : Andri Hidayat
- Direktur : Ida Zuraida.
Editor: Galih Pratama








