RUPST PGN Sepakati Pembagian Dividen Rp766,27 Miliar
Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyetujui pembagian dividen untuk pemegang saham sebesar Rp766,27 miliar atau setara 40 persen dari laba bersih tahun buku 2017.
Dengan jumlah tersebut, pemegang saham berhak memperoleh dividen untuk kinerja 2017 sebesar Rp31,61 per lembar saham. Sementara sisanya akan dicatat sebagai saldo laba untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perusahaan. Sepanjang tahun lalu, PGN memperoleh laba bersih sebesar US$143 juta
“Penetapan besaran dividen tersebut menjadi salah satu hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perusahaan. Manajemen telah mengoptimalkan penjualan gas bumi dan melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian saat ini”, ujar Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama.
Baca juga: PGN: Gas Bumi Lebih Aman dan Murah
Sampai akhir tahun lalu, Rachmat menuturkan, PGN telah berhasil menyalurkan gas bumi sebesar 1.505 juta standar kaki kubik per hari. Seluruh gas dialirkan melalui jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453km kepada 196.221 pelanggan dari berbagai segmen, seperti industri manufaktur dan pembangkit listrik, komersial, usaha kecil menengah (UKM), serta rumah tangga.
Selain itu, PGN juga mampu memproduksi minyak dan gas bumi sebanyak 51.208 barel setara minyak per hari melalui anak usahanya PT Saka Energi Indonesia.
“Tahun ini, PGN akan tetap agresif mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi yang ramah lingkungan, dan lebih ekonomis bagi masyarakat”, tutup Rachmat. (Bagus)
Poin Penting Dirut BTN Nixon LP Napitupulu dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025 oleh… Read More
Poin Penting Spin off UUS menjadi BUS merupakan kewajiban sesuai POJK No. 12/2023 bagi UUS… Read More
Poin Penting Peningkatan belanja pemerintah, khususnya untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai… Read More
Poin Penting Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 0,70 persen ke level USD91.280 dengan dominasi… Read More
Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More