Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2015, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) menunjuk Eko B. Supriyanto menjadi Presiden komisaris.
“Posisi Komisaris yang terkena perubahan, yaitu Eko Budi Supriyanto menjadi Presiden Komisaris sekaligus jadi Komisaris Independen. Kami juga mengangkat Rusli Witjahjono sebagai Komisaris Independen,” ucap Direktur Utama Bank MNC Internasional Benny Purnomo di MNC Tower, Jakarta, Selasa, 3 Mei 2016.
RUPST perseroan pun mengangkat Chisca Mirawati sebagai Direktur Kepatuhan. Akhirnya, total direksi perseroan menjadi 5 orang.
Dengan adanya pergantian di manajemen Komisaris dan Direksi, maka susunan kepengurusan yang baru sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris (Komisaris Independen) : Eko B. Supriyanto.
Komisaris: Purnadi Harjono.
Komisaris Independen: Rusli Witjahjono.
Dewan Direksi:
Presiden Direktur: Benny Purnomo.
Direktur: Benny Helman.
Direktur: Nerfita Primasari.
Direktur Independen: Widiatama Bunarto.
Direktur Kepatuhan: Chisca Mirawati.
Selain itu, RUPS juga memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba bersih sebesar Rp8,2 miliar di 2015. Laba itu akan digunakan untuk memperkuat permodalan perseroan.
“Laba di 2015, kami akan gunakan untuk memperkuat modal dan menunjang laju ekspansi bisnis di 2016. Sehingga bisa menunjang bisnis di tahun ini,” imbuh Benny.
Sepanjang 2015, MNC Bank telah membukukan keuntungan bersih sebesar Rp8,2 miliar. Angka itu mengalami peningkatan bila dibanding catatan rugi sebesar Rp54,5 miliar di 2014. Pendapatan bunga bersih pun naik menjadi Rp287,1 miliar, dari posisi sebelumnya Rp236,3 miliar di 2014. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More