News Update

RUPST Mitratel: Tebar Dividen Tunai Rp1,47 Triliun dan Rombak Jajaran Komisaris

Jakarta – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (IDX: MTEL) atau Mitratel resmi mengumumkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, Rabu, 28 Mei 2025.

Salah satu hasil rapat adalah pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,47 triliun. Jumlah tersebut setara 70 persen dari perolehan laba bersih perseroan pada 2024, yakni Rp2,11 triliun.

Mitratel juga akan membagikan dividen spesial, yakni dividen tambahan satu kali yang dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya, sebesar Rp590,15 miliar atau 28 persen dari laba bersih 2024.

Dividen paling lambat dibayarkan pada 2 Juni 2025. Sisa dari laba bersih perusahaan Rp42,13 miliar, atau 2 persen dari laba bersih buku 2024, akan disisihkan untuk cadangan.

Baca juga: RUPST Bank MAS Sepakat Bagikan Dividen Rp32,24 Miliar dan Angkat Komisaris Independen Baru

Hendra Purnama, Direktur Investasi Mitratel mengungkapkan, pembagian dividen ini merupakan apresiasi dari stakeholders terhadap investor, dan disebutkan tidak akan mengganggu proses ekspansi perusahaan di tahun ini.

“Kami memberikan apresiasi kepada investor kami. Dan kami merasa, dana tersebut tidak akan mengganggu untuk rencana ekspansi perusahaan di tahun 2025 ini,” jelas Hendra.

Rombak Jajaran Pengurus Mitratel

RUPST Anak perusahaan PT Telkom Indonesia ini juga sepakat untuk mengubah susunan pengurus. Di jajaran komisaris, perseroan memberhentikan dengan hormat memberhentikan Yusuf Wibisono dari posisi komisaris utama. Kemudian, ada nama Herlan Widjanarko dan M. Ridwan Rizqy yang diberhentikan dari komisaris dan komisaris independen

Posisi Yusuf digantikan oleh Fadli Tri Hartono. Sementara, Ratu Isyana Bagoes Oka akan diangkat menjadi komisaris, menggantikan Herlan. Terakhir, jabatan Ridwan akan ditempati oleh Faisal Amir Masduki.

Dari jajaran direksi, Theodorus Ardi Hartoko kembali diangkat menjadi direktur utama perusahaan untuk periode berikutnya. Selain itu, Mitratel juga mendapuk Fandi Wijaya untuk menjabat sebagai direktur pengelolaan aset.

Baca juga: Tok! RUPST Alfamidi (MIDI) Sepakat Tebar Dividen Rp245,7 Miliar

Jajaran Komisaris dan Direksi Mitratel Terbaru

Dengan demikian, jajaran direksi dan komisaris Mitratel pada periode 2025 – 2030 hasil RUPST sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Fadli Tri Hartono (*)
  • Komisaris: Mira Tayyiba Komisaris: Faisal Amir Masduki (*)
  • Komisaris: Ratu Isyana Bagoes Oka (*)
  • Komisaris Independen: Gunawan Susanto

Susunan Direksi

  • Direktur Utama; Theodorus Ardi Hartoko
  • Direktur Bisnis: Agus Winarno
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Ian Sigit Kurniawan
  • Direktur Operasi dan Pembangunan: Hastining Bagyo Astuti
  • Direktur Investasi: Hendra Purnama
  • Direktur Pengelolaan Aset: Fandi Wijaya (*)

Demikian susunan pengurus terbaru hasil RUPST Mitratel. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1 Persen Lebih ke 8.384, Seluruh Sektor Menguat

Poin Penting IHSG sesi I (23/2) ditutup menguat 1,36% ke level 8.384,04 dengan nilai transaksi… Read More

34 mins ago

OJK Siapkan Notasi Khusus bagi Emiten yang Belum Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting OJK akan memberi notasi khusus pada emiten yang belum memenuhi ketentuan free float… Read More

47 mins ago

MA AS Batalkan Tarif Trump, Ini Reaksi Prabowo

Poin Penting MA AS membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump, namun Indonesia memastikan perjanjian dagang bilateral… Read More

1 hour ago

Muamalat DIN Dorong Zakat Digital, Volume Ziswaf Melonjak

Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More

1 hour ago

BEI Ungkap 8 Perusahaan Antre Masuk Bursa, Didominasi Aset Jumbo

Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More

2 hours ago

BI dan Kemenkeu Sepakat Debt Switching SBN Rp173,4 Triliun Tahun Ini

Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More

2 hours ago