Categories: Perbankan

RUPST Maybank Angkat Komisaris dan Bagi Dividen Rp493,49 Miliar

Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. hari ini (25/03) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Kantor Pusat Maybank Indonesia, Senayan, Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Maybank Indonesia menerima pengunduran diri Dato’ Sri Abdul Farid Bin Alias sebagai Presiden Komisaris efektif 1 Mei 2022 dan menyetujui pengangkatan Dato’ Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris untuk masa jabatan efektif sejak 1 Mei 2022 dan setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator.

RUPST juga menyetujui pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris Maybank Indonesia untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya RUPST dan setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait sampai dengan penutupan RUPST 2025, serta menyetujui untuk mengangkat kembali Achjar Iljas sebagai Komisaris Independen Maybank Indonesia untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya RUPST sampai dengan penutupan RUPST Perseroan tahun 2025.

Perseroan juga menerima pengunduran diri David Formula sebagai Direktur Perseroan terhitung efektif 18 Mei 2022.

Selain itu, para pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2021 sebesar Rp1.64 triliun dimana maksimal Rp493,49 miliar atau 30% akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham. Adapun nilai per sahamnya sebesar Rp6,47 dan sisanya sebesar Rp1.15 triliun atau 70% ditetapkan sebagai Laba Ditahan.

Dengan perubahan yang ada, susunan pengurus anggota Dewan Komisaris dan Direksi menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  1. Presiden Komisaris: Dato’ Sri Abdul Farid Bin Alias (*)
  2. Presiden Komisaris :Dato’ Khairussaleh Ramli (*)
  3. Komisaris: Edwin Gerungan
  4. Komisaris:Datuk Lim Hong Tat
  5. Komisaris:Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid (*)
  6. Komisaris Independen: Budhi Dyah Sitawati
  7. Komisaris Independen: Achjar Iljas
  8. Komisaris Independen: Hendar
  9. Komisaris Independen: Putut Eko Bayuseno

Dewan Direksi

  1. Presiden Direktur :Taswin Zakaria
  2. Direktur: Thilagavathy Nadason
  3. Direktur: Irvandi Ferizal
  4. Direktur: Effendi Hengki
  5. Direktur: Muhamadian Rostian
  6. Direktur: Widya Permana
  7. Direktur: Steffano Ridwan
  8. Direktur: Ricky Antariksa
  9. Direktur: David Formula (*)

Berikut adalah ketentuan-ketentuan mengenai perubahan jajaran komisaris dan direksi:

  • Masa jabatan Dato’ Sri Abdul Farid Bin Alias sebagai Presiden Komisaris Maybank Indonesia akan berakhir pada tanggal 1 Mei 2022;
  • Pengangkatan Dato’ Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris Maybank Indonesia akan berlaku efektif secepat-cepatnya setelah tanggal 1 Mei 2022 dan setelah mendapat persetujuan dari Regulator terkait. Dengan demikian pengangkatan yang akan berlaku baginya adalah sesuai dengan keputusan dari Regulator terkait;
  • Pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris Maybank Indonesia akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Regulator terkait. Dengan demikian pengangkatan yang akan berlaku baginya adalah sesuai dengan keputusan dari Regulator terkait;
  • Masa jabatan Bapak David Formula sebagai Direktur Maybank Indonesia akan berakhir pada tanggal 18 Mei 2022.

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago