News Update

RUPST KEJU Sepakat Guyur Dividen Rp73 Miliar, Nyaris Separuh Laba 2024

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), Selasa, 25 April 2025, sepakat mengguyur dividen tunai kepada pemegang saham senilai Rp73,12 miliar, atau Rp13 per lembar saham.

Besaran dividen produsen keju dengan merek utama PROCHIZ tersebut sekitar 49,8 persen dari laba tahun buku 2024 dan akan dibagikan secara tunai kepada seluruh pemegang saham pada 23 Mei 2025. 

Baca juga: BTPN Syariah Bagikan Dividen Rp265,78 Miliar, 25 Persen dari Laba 2024

Sementara itu, sebesar Rp2 miliar ditetapkan sebagai cadangan wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2027.

Sisanya, sebesar Rp 71,75 miliar digunakan sebagai cadangan umum yang belum ditentukan penggunaannya.

Baca juga : Bank BJB Sepakat Tebar Dividen Rp896,95 Miliar, Setara 65,50 Persen dari Laba 2024

Dalam agenda RUPST tersebut, disepakati adanya perubahan susunan pengurus, sehingga saat ini susunan pengurus dari Perseroan adalah sebagai berikut:

Direksi:

  • Indrasena Patmawidjaja sebagai Direktur Utama;
  • Jeffry Halim sebagai Direktur; dan
  • Ari Sutanto sebagai Direktur.

Dewan Komisaris:

  • Hardianto Atmadja sebagai Komisaris Utama;
  • Paulus Tedjosutikno sebagai Komisaris
  • E. Maurits Klavert sebagai Komisaris (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

12 mins ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

20 mins ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

43 mins ago

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

2 hours ago

Presiden Prabowo Minta Pembangunan IKN Dipercepat

Poin Penting Presiden Prabowo menekankan percepatan pembangunan IKN, khususnya fasilitas legislatif dan yudikatif Pemerintah melakukan… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

3 hours ago