RUPST GoTo, Pemegang Saham Sepakat untuk Private Placement 10%

Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Gojek Tokopedia (RUPST Goto). Dalam rapat tersebut, perseroan menyetujui rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD) atau private placement maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor GOTO.

Direktur Utama GOTO, Andre Soelistyo mengungkapkan, RUPST Goto yang digelar hari ini (28/6) merupakan RUPS pertama perseroan pasca melaksanan penawaran umum perdana saham (IPO). “Kami terus menjalankan bisnis dengan memperhatikan kepentingan seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan di dalam ekosistem,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, bahwa para pemegang saham telah menyetujui rencana GOTO untuk menerbitkan saham baru tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 10% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan, untuk dilaksanakan dalam satu tahun ke depan sejak tanggal persetujuan.

Selain itu, RUPST GOTO juga menerima pengunduran diri Caesar Sengupta dari jabatan Komisaris dan Kevin Bryan Aluwi dari jabatannya sebagai Direktur. Selanjutnya, Caesar akan terus bertindak sebagai Komisaris  PT Dompet Karya Anak Bangsa (GoTo Financial). Para pemegang saham menyetujui pengangkatan, Kevin sebagai Komisaris GOTO untuk menggantikan posisi Caesar.

Baca juga : Analyst Soroti Pergerakan Saham Goto

Dengan demikian berikut susunan Komisaris dan Direksi GOTO setelah persetujuan RUPST:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Garibaldi Thohir
  • Komisaris Independen: Dirk Van den Berghe
  • Komisaris Independen: Robert Holmes Swan
  • Komisaris: William Tanuwijaya
  • Komisaris: Kevin Bryan Aluwi
  • Komisaris: Wishnutama Kusubandio

Dewan Direksi

  • Direktur Utama: Andre Soelistyo
  • Direktur: Wei-Jye Jacky Lo
  • Direktur: Anthony Wijaya
  • Direktur: Catherine Hindra Sutjahyo
  • Direktur: Hans Patuwo
  • Direktur: Melissa Siska Juminto

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

1 hour ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

3 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

3 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

3 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

4 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

4 hours ago