Keuangan

RUPST FIF Rombak Pengurus, Ini Sususan Terbarunya

Poin Penting

  • RUPST FIF 2025 merombak pengurus, dengan Siswadi menjadi Presiden Komisaris dan Indra Gunawan ditunjuk sebagai Presiden Direktur
  • Direksi juga berubah, Santi menggantikan Chai Wei Li, serta Julius Julianto Kusdinar menggantikan posisi yang ditinggalkan Indra
  • Kinerja 2025 positif, laba bersih Rp4,63 triliun (naik 4,92 persen yoy) dengan pembiayaan Rp49,45 triliun dan NPF 0,20 persen.

Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Federal International Finance (FIF) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Kamis, 12 Maret 2026 telah menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan direksi.

Mengutip keterangan resmi perseroan yang diterima Infobanknews, RUSPT FIF sepakat untuk mengangkat Siswadi sebagai Presiden Komisaris perseroan menggantikan posisi Andy. Sebelumnya, Siswadi merupakan Presiden Direktur perseroan yang diangkat dalam RUSPT pada 19 April 2024.

Sebagai suksesor Siswadi, pemegang saham menunjuk Indra Gunawan sebagai Presiden Direktur perseroan. Masih di jajaran direksi, pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat Santi sebagai direktur, menggantikan Chai Wei Li.

Perseroan juga mengangkat Julius Julianto Kusdinar sebagai Direktur, menggantikan posisi Indra Gunawan yang promosi jadi Presiden Direktur.

Indra menyatakan bahwa perseroan optimistis akan terus bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Hal tersebut seiring dengan komitmen perseroan untuk mewujudkan misinya, yaitu “Membawa Kehidupan yang Lebih Baik untuk Masyarakat”,” jelas Indra.

Baca juga: OJK Setujui Pencabutan Izin Usaha Pindar Milik Astra

Berikut Susunan Pengurus Dewan Komisaris dan Direksi FIF Hasil RUPST 12 Maret 2026

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris : Siswadi
  • Komisaris : Thomas Junaidi Alim Wijaya
  • Komisaris Independen : Margono Tanuwijaya
  • Komisaris Independen : R. Nunu Soetjahja Noegroho

Direksi

  • Presiden Direktur : Indra Gunawan
  • Direktur : Setia Budi
  • Direktur : Sri Harjati
  • Direktur : Daniel Hartono
  • Direktur : Julius Julianto Kusdinar
  • Direktur : Santi

Selain perubahan pengurus, RUPST FIF juga membahas Persetujuan Laporan Tahunan untuk Tahun Buku 2025, termasuk Pengesahan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025.

Baca juga: FIF Kantongi Laba Bersih Rp4,63 Triliun di 2025, Tumbuh 4,92 Persen

Secara kinerja, perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp4,63 triliun pada 2025, tumbuh 4,92 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama pada tahun 2024 yang sebesar Rp4,42 triliun.

Capaian laba tersebut ditopang pembiayaan pada 2025, yang mencapai Rp49,45 triliun atau naik sebesar 7,64 persen secara yoy dibandingkan dengan tahun 2024 senilai Rp45,94 triliun.

Adapun rasio non-performing finance (NPF) berada level 0,20 persen. Ini jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga menempatkan perseroan dalam klasifikasi sebagai perusahaan pembiayaan yang sangat sehat. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Pasang Target Danantara Sumbang Rp800 Triliun Tiap Tahun

Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun tiap tahun Poin Penting Prabowo menargetkan Danantara menyetor Rp800… Read More

16 mins ago

Di Tengah Dinamika Global, Aset BPKH Tembus Rp238,99 Triliun di 2025

Poin Penting Aset Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencapai Rp238,99 triliun pada 2025, tumbuh 8,12%… Read More

57 mins ago

BCA (BBCA) Beri Sinyal Dividen Interim Dibagikan 3 Kali untuk Tahun Buku 2026

Poin Penting BCA memberi sinyal pembagian dividen interim hingga tiga kali pada tahun buku 2026.… Read More

1 hour ago

Ketua Banggar DPR Minta Pemerintah Perkuat APBN, Usulkan 4 Kebijakan Ini

Poin Penting Banggar DPR mengusulkan empat langkah strategis untuk menjaga stabilitas APBN di tengah ketidakpastian… Read More

1 hour ago

BCA Tebar Dividen Rp41,3 Triliun untuk Tahun Buku 2025

Poin Penting PT Bank Central Asia Tbk membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp41,3 triliun… Read More

1 hour ago

Penerimaan Bea Cukai Anjlok 13,4 Persen di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Februari 2026 mencapai Rp44,9 triliun, turun 14,7% yoy.… Read More

2 hours ago