Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara BCA. Dalam pelaksanaan RUPST, BCA tetap mengikuti Protokol Kesehatan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sesuai arahan pemerintah.
Dalam RUPST tersebut menyetujui pengangkatan John Kosasih dan Frengky Chandra Kusuma selaku Direktur menggantikan Henry Koenaifi dan Erwan Yuris Ang. Seperti diketahui, John Kosasih sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur Bank BCA Syariah sejak Oktober 2016.
Selain itu rapat juga mengangkat kembali Suwignyo Budiman selaku Wakil Presiden Direktur, sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan penggantinya diangkat di RUPS Tahunan yang diselenggarakan tahun 2022, dan penggantinya telah efektif menjabat.
“Pengangkatan Bapak John Kosasih dan Bapak Frengky Chandra Kusuma sebagai anggota Direksi baru BCA tersebut untuk melengkapi kapabilitas manajemen BCA dalam mengembangkan bisnis perseroan menghadapi dinamika bisnis ditengah kompetisi ketat di masa mendatang,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja melalui keterangan resminya di Jakarta, Senin 29 Maret 2021.
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris : Djohan Emir Setijoso
Komisaris : Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen : Raden Pardede
Komisaris Independen : Sumantri Slamet
Direksi:
Presiden Direktur : Jahja Setiaatmadja
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono
Direktur : Tan Ho Hien/Subur atau Subur Tan
Direktur : Rudy Susanto
Direktur : Santoso
Direktur : Lianawaty Suwono
Direktur : Vera Eve Lim
Direktur (merangkap Direktur Kepatuhan) : Haryanto Tiara Budiman
Direktur : Gregory Hendra Lembong
Direktur : John Kosasih *
Direktur : Frengky Chandra Kusuma *
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More