EVP Group Strategic IT BCA David Formula
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 resmi mengangkat David Formula sebagai Direktur Perseroan.
Pemegang saham sepakat mengangkat David Formula sebagai Direktur setelah yang bersangkutan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Keputusan tersebut sebagaimana tercantum dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-11/D.03/2026 tanggal 13 Februari 2026 tentang hasil penilaian kemampuan dan kepatutan David Formula sebagai Calon Direktur Teknologi Informasi PT Bank Central Asia Tbk.
Masa jabatan David ditetapkan sejak penutupan RUPST hingga RUPST yang akan diselenggarakan pada 2029.
Baca juga: RUPST BCA Tetapkan Susunan Direksi Baru, David Formula Masuk Jajaran Direktur
David saat ini menjabat sebagai Senior Executive Vice President Strategic Information Technology Group di PT Bank Central Asia Tbk sejak 2022 dan bertanggung jawab atas Group Strategic Information Technology.
David memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang teknologi informasi. Sebelum bergabung dengan BCA, ia memulai kariernya di berbagai perusahaan dengan fokus pada pengembangan teknologi, continuity planning, dan transformasi digital.
Pada 2022, David sempat menjabat sebagai Chief Digital and Transformation di PT Prudential Indonesia. Sebelumnya, dia juga pernah menjadi Direktur Informasi dan Teknologi PT Maybank Indonesia Tbk. pada 2021-2022 serta Chief Technology Officer (EVP) di bank yang sama pada 2018-2021.
Kariernya di sektor perbankan juga mencakup posisi sebagai EVP Information Technology di PT Bank OCBC NISP Tbk. pada 2015-2018 dan SVP Information di bank tersebut pada 2013-2015.
Selain itu, David pernah menjabat GM System Implementation di PT Matahari Putra Prima pada 2009-2010, IT Audit Manager di PT Bank Commonwealth pada 2006-2009, serta IT Consultant di PT Multipolar pada 2004-2006.
Di awal kariernya, David juga pernah menjadi IT Coordinator di PT Sanbe Farma pada 2001-2004.
Baca juga: BCA Tebar Dividen Rp41,3 Triliun untuk Tahun Buku 2025
Dari sisi pendidikan, David meraih gelar Sarjana Matematika dari Universitas Padjadjaran pada 2001. Kemudian melanjutkan studi dan memperoleh gelar Master of Science in Business Analytics dari Michigan State University, Amerika Serikat, pada 2014.
Selain itu, dia juga pernah mengikuti program eksekutif di INSEAD The Business School for the World di Singapura pada 2013.
Selama masa kariernya, David memiliki keahlian di berbagai bidang teknologi informasi, termasuk cyber security, pengembangan aplikasi, infrastruktur, tata kelola TI, manajemen data, serta arsitektur sistem.
David juga berpengalaman dalam pengembangan bisnis digital, transformasi digital, audit teknologi informasi, hingga proses operasional yang berkaitan dengan industri perbankan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting RUPSLB KB Bank menunjuk Tae Doo Kwon sebagai Wakil Komisaris Utama menggantikan Seng… Read More
Bank Indonesia bekerjasama dengan Perbankan menyediakan Penukaran uang baru untuk Lebaran 2026 di Basket Hall… Read More
Poin Penting RUPST BCA menyetujui pembelian kembali saham maksimal Rp5 triliun. Program buyback akan dilaksanakan… Read More
Poin Penting RUPST BCA mengangkat David Formula sebagai Direktur Perseroan. Masa jabatan sejumlah anggota komisaris… Read More
Poin Penting MR.DIY Indonesia membukukan laba bersih Rp338,6 miliar pada 2025, dengan pendapatan naik 16,7%… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,37% ke level 7.362 pada perdagangan 12 Maret 2026. Mayoritas… Read More