Categories: News UpdatePerbankan

RUPST Bank Woori Tunjuk Dua Direksi Baru

Jakarta – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk (BWS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat tersebut bank berkode emiten SDRA ini memutuskan untuk memberhentikan dan mengangkat direksi perseroan yang baru.

Berdasarkan keterangan yang diterima Infobank di Jakarta, Rabu, 29 April 2020 menjelaskan, bahwa ada dua direksi yang diganti posisinya yakni Park Young Man dan I Made Mudiastra. Kedua nama tersebut diberhentikan secara hormat dan digantikan oleh Kang Bong Joo dan Edwin Sulaiman.

Dengan demikian berikut susunan manajemen yang baru:

Dewan Komisaris

  1. Arief Budiman: Presiden Komisaris
  2. Kim Dong Soo: Komisaris (Independen)
  3. Ahmad Fajarprana: Komisaris (Independen)
  4. Park Tae Yong: Komisaris

Dewan Direksi

  1. Choi Jung Hoon: Presiden Direktur
  2. Kang Bong Joo: Direktur*
  3. Sadhana Priatmadja: Direktur
  4. Mochamad Tri Budiono: Direktur
  5. Benny Sudarsono Tan: Direktur
  6. Edwin Sulaiman: Direktur*

Adapun untuk komposisi pemegang saham perseroan (per 31 Desember 2019) mayoritas dimiliki oleh Woori Bank Korea sebesar 79,88%, sementara sisanya dimiliki oleh individu, perusahaan (dalam bentuk investasi), dan publik.

Dari sisi kinerja, Laba bersih BWS pada 2019 tercatat sebesar Rp499,79 miliar lebih rendah jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2018 sebesar Rp537,97 miliar. Hal ini dikarenakan pencapaian industri perbankan nasional di tahun 2019 mengalami perlambatan akibat perlambatan ekonomi global yang berdampak pada perekonomian Indonesia yang menyebabkan pengetatan pada pasar dana pihak ketiga (DPK) sehingga mendorong suku bunga DPK naik.

Sementara total aset BWS pada tahun 2019 adalah sebesar Rp36,93 triliun, atau meningkat 24,65% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp29,63 triliun. Jumlah ekuitas BWS pada 2019 adalah sebesar Rp6,93 triliun meningkat 5,88% jika dibandingkan dengan tahun 2018 yaitu sebesar Rp6,55 triliun. Pada tahun buku 2019, BWS menyalurkan dividen senilai Rp13/lembar saham.

BWS terus berupaya dalam melakukan penguatan portofolio bisnis melalui diversifikasi produk dengan memadukan produk perbankan korporasi dan perbankan ritel. Selain itu, BWS berupaya untuk melakukan pengembangan produk yang terkait dengan personal loan, pinjaman korporasi (corporate loan) dan UMKM, trade finance, serta produk pendanaan (funding product) dan berkomitmen untuk memperluas jaringan usaha dan daya saing di lingkungan perbankan Indonesia. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

31 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

47 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago