Perbankan

RUPST Bank Danamon Sepakat Tebar Dividen Rp1,2 Triliun, 35 Persen dari Laba Bersih 2023

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Perseroan/Danamon) menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2023 senilai Rp1,2 triliun atau Rp125,48 per saham kepada pemegang saham.

Daisuke Ejima, Direktur Utama Bank Danamon mengatakan, perseroan berhasil mencatat pertumbuhan bisnis yang baik dan membukukan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023 sebesar kurang lebih Rp3,5 triliun.

“Pada RUPST, Pemegang Saham Perseroan menyetujui pembayaran dividen sebesar 35 persen dari laba bersih perseroan, setara dengan kurang lebih Rp1,2 triliun atau Rp125,48 per saham,” ujar Daisuke dalam keterangan resminya, 23 Maret 2024.

Baca juga: Bank Danamon Bidik Pertumbuhan Bisnis Wealth Management Naik 20 Persen, Ini Strateginya

Capaian laba bersih Bank Danamon pada 2023 meningkat 6 persen secara tahunan (year on year/yoy). Hal ini ditopang oleh penyaluran kredit dan Trade and Finance yang tumbuh sebesar 19 persen yoy menjadi Rp174,9 triliun, didukung oleh pertumbuhan dari keempat lini bisnis utama Danamon. 

“Pertumbuhan kredit ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang mencapai 10 persen di sepanjang tahun 2023,” ujar Daisuke pada kesempatan konferensi pers virtual akhir Februari lalu.

Secara rinci, portofolio kredit konsumen menunjukkan pertumbuhan kredit tertinggi mencapai 41 persen yoy yang ditopang oleh partnership dengan perusahaan real estate Jepang dan akuisisi portofolio kredit konsumen Standard Chartered Bank.

Pada segmen Kredit UKM juga meningkat sebesar 9 persen yoy dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kemudian, kredit dari segmen Enterprise Banking & Financial Institution memberikan kontribusi portofolio tertinggi mencapai Rp78,8 triliun, tumbuh 15 persen yoy. 

Pertumbuhan kredit yang pesat ini juga didukung dengan manajemen kualitas aset yang baik. Rasio Non Performing Loan (NPL) grossberhasil diturunkan menjadi 2,2 persen.

Baca juga: Danamon Syariah Travel Fair: Bantu Nasabah Wujudkan Ibadah Umroh dan Haji

Dalam RUPST, pemegang saham Bank Danamon juga menyetujui pengangkatan Jin Yoshida sebagai direktur perseroan, menggantikan Naoki Mizoguchi yang akan berakhir masa jabatannya sebagai direktur perseroan efektif pada 1 April 2024.

Jin Yoshida akan efektif menjabat sebagai direktur setelah memenuhi seluruh persyaratan dan peraturan yang berlaku. Dengan demikian, susunan direksi akan menjadi sebagai berikut:

  • Direktur Utama               : Daisuke Ejima
  • Wakil Direktur Utama    : Honggo Widjojo Kangmasto
  • Wakil Direktur Utama    : Hafid Hadeli
  • Direktur                            : Herry Hykmanto
  • Direktur                            : Rita Mirasari
  • Direktur                            : Dadi Budiana
  • Direktur                            : Muljono Tjandra
  • Direktur                            : Thomas Sudarma
  • Direktur                            : Jin Yoshida*

Itulah jajaran diresksi teranyar Bank Danamon setelah menggelar RUPST pada Jumat, 22 Maret 2024. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

34 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

58 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

60 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago