Perbankan

RUPST Bank BNI: Direksi Dirombak, Ini Susunan Direksi yang Baru

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini Senin, (4/3/2024). Dalam rapat tersebut diputuskan untuk merombak susunan komisaris dan direksi perseroan.

RUPST Bank BNI menyetujui pemberhentian dengan hormat Adi Sulistyowati sebagai Wakil Direktur Utama BNI dan mengalihkan penugasan Putrama Wahju Setyawan sebagai Wakil Direktur Utama dari sebelumnya menjabat sebagai Direktur Retail Banking BNI.

RUPST Bank BNI juga mengalihkan penugasan Corina Leyla Karnalies menjadi Direktur Retail Banking BNI dari sebelumnya sebagai Direktur Digital & Integrated Transaction Banking BNI.

Kemudian, RUPST Bank BNI menyetujui pengangkatan Hussein Paolo Kartadjoemena sebagai Direktur Digital & Integrated Transaction Banking BNI. Sebelumnya, Hussein menjabat sebagai SEVP of Corporate Development & Transformation BNI.

Baca juga: BNI Tebar Dividen Rp10,45 Triliun, 50 Persen dari Laba 2023

Selanjutnya, RUPST Bank BNI menyetujui pemberhentian dengan hormat Silvano Winston Rumantir sebagai Direktur Wholesale & International Banking BNI. Dan menyetujui pengangkatan Agung Prabowo sebagai Direktur Wholesale & International Banking BNI, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama BNI Sekuritas.

RUPST Bank BNI juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Muhammad Iqbal sebagai Direktur Institutional Banking BNI. RUPST menyetujui pengangkatan Munadi Herlambang sebagai Direktur Institutional Banking BNI, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja.

RUPST Bank BNI menyetujui pemberhentian dengan hormat Sis Apik Wijayanto sebagai Direktur Enterprise & Commercial Banking BNI dan menyetujui I Made Sukajaya sebagai Direktur Enterprise & Commercial Banking BNI, dari sebelumnya menjabat sebagai SEVP Remedial & Recovery BNI.

Sementara dari jajaran komisaris, RUPST Bank BNI menyetujui pemberhentian dengan hormat Susyanto sebagai Komisaris BNI. RUPST Bank BNI menyetujui pengangkatan Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris.

RUPST Bank BNI menyetujui pemberhentian dengan hormat dan pengangkatan kembali Askolani sebagai Komisaris BNI.

Dengan keputusan RUPST Bank BNI ini, maka Susunan Anggota Dewan Komisaris BNI menjadi:

  • Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen: Pradjoto,
  • Wakil Komisaris Utama: Pahala Nugraha Mansury,
  • Komisaris Independen: Sigit Widyawan,
  • Komisaris: Askolani,
  • Komisaris Independen: Asmawi Syam,
  • Komisaris: Mohamad Yusuf Permana,
  • Komisaris Independen: Iman Sugema,
  • Komisaris Independen: Septian Hario Seto,
  • Komisaris Independen: Erwin Rijanto Slamet,
  • Komisaris: Fadlansyah Lubis,
  • Komisaris: Robertus Billitea,

Adapun susunan Anggota Direksi Perseroan menjadi:

Direktur Utama: Royke Tumilaar,

Wakil Direktur Utama: Putrama Wahju Setyawan,

Direktur Digital & Integrated Transaction Banking Hussein: Paolo Kartadjoemena,

Direktur Enterprise & Commercial Banking: I Made Sukajaya,

Direktur Finance: Novita Widya Anggraini,

Direktur Risk Management: David Pirzada,

Direktur Institutional Banking Munadi: Herlambang,

Direktur Network & Services: Ronny Venir,

Direktur Retail Banking: Corina Leyla Karnalies,

Direktur Human Capital & Compliance: Mucharom,

Direktur Technology & Operations: Toto Prasetio,

Direktur Wholesale & International Banking: Agung Prabowo.

“Dengan adanya keputusan para pemegang saham ini, diharapkan BNI dapat menjadi lembaga keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan,” kata Royke. (*)

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

5 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

5 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

6 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

7 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

8 hours ago