RUPSLB MNC Bank Tunjuk Ageng Purwanto Jadi Dirut
Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) memutuskan menunjuk Ageng Purwanto sebagai direktur utama baru perseroan menggantikan Benny Purnomo.
Selain itu, pemegang saham menyetujui penunjukkan Rita Montagna Siahaan sebagai direktur perseroan. Sementara Ponky Nayarana Pudijanto masuk menjadi Presiden Komisaris (independen) menggantikan Eko B Supriyanto. Pemegang saham juga mengangkat Peter Fajar dan Jeny Gono diangkat sebagai Dewan Komisaris Perseroan.
Dengan demikian, susunan pengurus Perseroan selengkapnya sebagai berikut:
Presiden Komisaris (Independen) : Ponky Nayarana Pudijanto*
Komisaris : Purnadi Harjono
Komisaris : Peter Fajar*
Komisaris Independen : Jeny Gono*
Presiden Direktur : Ageng Purwanto*
Direktur : Widyatama Bunarto
Direktur : Chisca Mirawati
Direktur : Rita Montagna Siahaan*
(* Efektif setelah fit & proper test OJK)
Baca juga: Eko B Supriyanto Mundur dari Bank MNC
“Bahwa perubahan susunan pengurus perseroan merupakan langkah strategis untuk memperkuat langkah memasuki fase kedua transformasi, yaitu focusing the business. Rapat menyetujui pengangkatan manajemen baru agar fondasi kuat yang telah dibangun manajemen sebelumnnya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujar Corporate Secretary MNC Bank, Andri Latif dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (31/5).
Ageng Purwanto sendiri saat ini merupakan Direktur Utama MNC Leasing sejak diangkat pada 2015. Ageng merupakan bankir jebolan Citibank (1990-1997) yang kemudian hijrah ke Standard Chartered Bank (1997-2008) dan sempat menjabat General Manager of Consumer & Retail Sales Distribution BNI pada periode 2011-2015. (*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More