Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada hari ini (2/9) telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sesuai dengan arahan Kementerian BUMN. Dalam rapat tersebut telah disepakati perombakan susunan direksi.
Salah satu keputusan tersebut ialah mengangkat Sunarso sebagai Direktur Utama (Dirut) BRI, serta menunjuk Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama BRI, di mana sebelumnya Catur baru dicopot dari kursi Direktur Bisnis Mikro, Kecil dan Menengah BNI.
Sementara itu, terdapat 5 (lima) direksi yang diberhentikan dengan hormat yakni Direktur Utama Suprajarto, Direktur Risk Management Mohamad Irfan, Direktur Hubungan Kelembagaan Sis Apik Wijayanto, dan Direktur Human Capital Sophia Alizsa serta Direktur Jaringan dan Layanan Osbal Saragi Rumahorbo.
Sedangkan nama yang masuk dalam jajaran direksi BRI yang baru ialah Agus Sudiarto sebagai Direktur Risk Management, Agus Noorsanto sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan, Herdi Rosadi Harman sebagai Direktur Human Capital, serta Azzizatun Azimah sebagai Direktur Kepatuhan.
Kemudian, dalam RUPSLB juga mengubah nomenklatur Direktur Ritel dan Menengah yang dijabat Priyastomo, dan Direktur Mikro Kecil dijabar Supari. Sementara A Solichin Lutfiyanto yang sebelumnya menjadi direktur kepatuhan digeser menjadi Direktur Jaringan dan Layanan.
Selain itu ada satu nama tambahan untuk mengisi nama Komisaris BRI adalah Luke Larasati Agustina. Dengan keputusan tersebut, berikut Jajaran Direksi dan Komisaris BRI :
Direktur Utama : Sunarso*
Wakil Direktur Utama : Catur Budi Harto*
Direktur Ritel dan Menengah : Priyastomo
Direktur Mikro dan Kecil : Supari
Direktur Konsumer : Handayani
Direktur Jaringan dan Layanan : A Solichin Lutfiyanto*
Direktur Keuangan : Haru Koesmahargyo
Direktur IT : Indra Utoyo
Direktur Hubungan Kelembagaan : Agus Noorsanto*
Direktur Human Capital : Herdi Rosadi Harman*
Direktur Managemen Resiko : Agus Sudiarto*
Direktur Kepatuhan : Azzizatun Azimah*
Sementara pada jajaran Komisaris :
Komisaris Utama : Andrinof A Chaniago
Wakil Komisaris Utama : Wahyu Kuncoro
Komisaris Independen : Fuad Rahmany
Komisaris Independen : A. Sonny Keraf
Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim
Komisaris Independen : Hendricus Ivo
Komisaris : Nicolaus Teguh Budi Harjanto
Komisaris : Hadiyanto
Komisaris : Loeke Larasati Agoestina*
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More