Ilustrasi: Makapai Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Garuda Indonesia Tbk (Garuda Indonesia) pada hari ini (22/1) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Tercatat beberapa jajaran direksi dan komisaris telah dirombak habis.
Terlihat beberapa nama baru mengisi jabatan Komisaris diantaranya Triawan Munaf, Yenny Wahid serta Peter Gontha. Selain itu kursi Direktur Utama Garuda Indonesia yang ditinggalkan I Gusti Ngurah Askhara akibat tersangkut skandal selundupan Motor Mewah Harley Davidson telah ditempati oleh Irfan Setiaputra.
Nama Irfan memang bukan orang baru lingkungan BUMN. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai direktur utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau INTI periode Maret 2009-Juli 2012.
Dengan adanya perombakan tersebut berikut susunan jajaran direksi dan komisaris Garuda Indonesia:
Komisaris
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen: Yenny Wahid
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
5. Komisaris: Peter F Gontha
Direksi
1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fuad Rizal
4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
5. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana
6. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi
8. Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More