[Best_Wordpress_Gallery id=”524″ gal_title=”RUPSLB Bursa Efek Indonesia”]
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio (tengah) bersama jajaran Komisaris dan Direksi BEI berbincang sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta,Kamis 20 Oktober 2016.BEI pada tahun depan akan fokus untuk meningkatkan kualitas dan kualitas perusahaan tercatat atau emiten. Untuk itu, BEI berharap dapat mencapai target 35 emiten baru melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/ IPO) dan 60 emiten melakukan pencatatan tambahan (rights issue dan saham bonus). Sedangkan target emisi obligasi yang dipatok BEI pada 2017 sebanyak 55 emisi obligasi korporasi dan 98 obligasi negara.Penambahan jumlah emiten di BEI dilakukan dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan edukasi bagi calon-calon emiten, penguatan underwriter dan profesi penunjang, dan pendirian Pusat Informasi Go Public di daerah serta pengembangan inkubator untuk start up company dan UKM.(Budi Urtadi)
Poin Penting IHSG perdagangan perdana 2026 ditutup menguat 1,17% ke level 8.748,13 dengan nilai transaksi… Read More
Poin Penting BEI menargetkan pasar modal RI masuk 10 besar bursa dunia pada 2030 melalui… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis IHSG tembus 10.000 pada akhir 2026, meski penutupan 2025 hanya… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo kembali absen di pembukaan perdagangan BEI 2026 karena menjalani kunjungan kerja… Read More
Oleh Wilson Arafat, Governance, Risk & Compliance (GRC) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) Specialist… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,90% ke level 8.724,90 dengan nilai transaksi mencapai Rp11,86… Read More