Jakarta– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada hari ini akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Menara BTN pada Pukul 14.00 WIB.
Tercatat terdapat tiga poin agenda yang akan dibahas dalam RUPSLB tersebut diantaranya ialah evaluasi kinerja perseroan sampai dengan semester I-2019, agenda kedua rencana pembelian saham perusahaan modal ventura secara bertahap serta agenda ketiga yakni pergantian susunan pengurus perusahaan.
Walau agenda pergantian susunan pengurus sempat menjadi polemik karena disebut melanggar perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun usulan Menteri BUMN Rini Soemarno tersebut tetap dijakankan.
Menurut sumber Infobank, dalam rapat tersebut diprediksi akan mengangkat nama baru untuk mengisi jabatan Direktur Finance, Treasury and Strategy atau direktur keuangan yang saat ini masih dirangkap jabatan sementara oleh Nixon L.P Napitupulu.
Sedangkan posisi Direktur Utama yang santer terdengar akan diganti nampaknya masih belum akan terwujud dan masih menjadi tanda tanya. Kendati kinerja BTN pada Semester I-2019 terlihat menurun, namun belum ada nama yang muncul untuk menggantikan posisi Maryono sebagai Dirut.
Kendati demikian, semua keputusan tersebut bergantung dengan usulan yang telah ditetapkan oleh pemegang saham serta Kementerian BUMN dan akan terjawab pada siang nanti.
Tercatat, Bank yang dipimpin oleh Maryono hingga Semester-I 2019 hanya mengantongi laba bersih Rp1,3 triliun atau turun 9,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,42 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More