Perbankan

RUPSLB BNI Tunjuk Tiga Direksi dan Komisaris Baru, Ini Nama-Namanya

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini (31/8). Dalam rapat tersebut perseroan memutuskan untuk merombak jajaran direksi dan komisaris.

Berdasarkan sumber yang diterima Infobank, RUPSLB mengangkat tiga nama sebagai direktur baru Bank BNI. Pertama, perseroan memutuskan untuk menunjuk Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Treasury menggantikan Henry Panjaitan.

Kemudian, Bank BNI juga menunjuk Toto Prasetio sebagai Direktur Teknologi dan Operasi menggantikan Y.B. Hariantono. Kemudian, perseroan juga mengangkat Mucharom sebagai Direktur Human Capital dan Kepatuhan, mengisi bangku kosong yang sebelumnya ditempati oleh Bob Tyasika Ananta.

Selain merombak jajaran direksi, perseroan juga menunjuk Fadlansyah Lubis sebagai Komisaris menggantikan Ratih Nurdiati.

Dengan demikian, berikut susunan jajaran direksi dan komisaris BNI yang baru:

Jajaran Direksi

  • Direktur Utama: Royke Tumilaar
  • Wakil Direktur Utama: Adi Sulistyowati
  • Direktur Finance: Novita Widya Anggraini
  • Direktur Risk Management: David Pirzada
  • Direktur Treasury: Putrama Wahju Setyawan*
  • Direktur Consumer Banking: Corina Leyla Karnalies
  • Direktur Enterprise & Commercial Banking : Muhammad Iqbal
  • Direktur Technology & Operations: Toto Prasetio*
  • Direktur Human Capital & Compliance: Mucharom*
  • Direktur Institutional  Banking: Sis Apik Wijayanto
  • Direktur Corporate & International Banking: Silvano Winston Rumantir
  • Direktur Network & Services: Ronny Venir

 Jajaran Komisaris

  • Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agus Dermawan Wintarto Martowardojo
  • Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Pradjoto
  • Komisaris Independen: Sigit Widyawan
  • Komisaris Independen: Asmawi Syam
  • Komisaris Independen: Septian Hario Seto
  • Komisaris Independen: Iman Sugema
  • Komisaris Independen: Erwin Rijanto Slamet
  • Komisaris: Askolani
  • Komisaris: Fadlansyah Lubis*
  • Komisaris: Susyanto

“Dengan adanya keputusan para pemegang saham ini, diharapkan BNI dapat menjadi Lembaga Keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan,” ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar.

Sepanjang Semester I-2022, BNI membukukan tren kinerja dan ekspansi yang solid, seiring dengan fokus pertumbuhan yang sehat pada nasabah top tier. Tercatat, laba bersih BNI Semester I Tahun 2022 tercatat mencapai Rp8,8 triliun, atau tumbuh 75,1% secara tahunan (YoY). Hal ini dihasilkan dari ekspansi kredit yang tumbuh 8,9% YoY sehingga mencapai Rp620,42 triliun.

Kinerja penghimpunan dana masyarakat yang kuat, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp691,84 triliun, naik 7,0% YoY, dimana 69,2% diantaranya adalah Current Account Saving Account (CASA). Laba bersih juga dihasilkan dari kontribusi non-interest income yang pada Semester I Tahun 2022 ini dapat mencapai Rp7,6 triliun atau naik 11,0% YoY.

Baca juga: Cetak Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah, Menteri Erick Apresiasi BNI

Hal ini didukung oleh transformasi digital yang terus dilakukan, terutama pada tiga Product Champion BNI, yaitu BNI Direct, BNI Mobile Banking, dan BNI Xpora. Pada Semester I tahun ini, Perseroan berhasil membukukan pendapatan operasional sebelum pencadangan atau Pre-Provision Operating Profit (PPOP) sebesar Rp17,2 triliun, tertinggi dalam sejarah kinerja Perseroan.

“Dengan tren pertumbuhan kinerja tersebut, BNI berhasil menembus total aset hingga Semester pertama 2022 senilai Rp 946,49 triliun, naik 8,2% YoY. Dengan bekal aset tersebut BNI memiliki kemampuan untuk meminimalisir risiko yang dihadapi ke depan,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

8 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

9 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

9 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

15 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

16 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

16 hours ago