Perbankan

RUPSLB Bank Raya Sepakati Buyback Saham dan Angkat Komisaris Baru

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) pada hari ini (21/8) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2024 yang membahas terkait dengan pembelian kembali atau buyback saham Perseroan dan perubahan susunan pengurus.

Hasil RUPSLB 2024 tersebut menyetujui agenda pertama, yaitu buyback saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan jumlah seluruh buyback sebesar-besarnya Rp20 miliar. 

RUPSLB juga menyetujui pengalihan saham hasil dari pembelian kembali saham tersebut, sesuai yang diatur di dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 29/2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.

Baca juga: BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 12,40 Persen di Juli 2024

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan, inisiatif buyback saham ini merupakan bukti optimisme Perseroan bahwa kinerja dan prospek kinerja ke depannya akan terus membaik, seiring implementasi strategi untuk pertumbuhan yang lebih cepat serta berkelanjutan. 

“Dengan kinerja yang terus meningkat tersebut, Manajemen Bank Raya percaya bahwa share buyback adalah suatu langkah yang positif, di mana pengalihan saham hasil buyback akan semakin meningkatkan engagement dan ownership pekerja dan manajemen, serta secara langsung merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap kinerja para pekerja dan manajemen Bank Raya. Upaya tersebut dilakukan agar seluruh jajaran dapat berkontribusi lebih optimal terhadap pencapaian target Perseroan,” ucap Bagus dalam keterangan resmi di Jakarta, 21 Agustus 2024.

Lebih lanjut, sehubungan dengan pengawasan dan pengurusan Perseroan, pada RUPSLB 2024 Bank Raya, pemegang saham juga telah menyetujui usulan dalam agenda kedua rapat, yaitu Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. 

Usulan yang disetujui tersebut antara lain adalah penunjukkan Nyi Mas Dewi Ratih Kamiliah sebagai Komisaris Perseroan serta perubahan nomenklatur Direktur. Pengangkatan Komisaris Perseroan tersebut berlaku aktif setelah Nyi Mas Dewi Ratih lulus dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: Perluas Akses Modal Usaha UMKM, Bank Raya Gandeng Fintech Lending Danai.id

Adapun, dengan disetujuinya Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, maka keseluruhan susunan Pengurus Bank Raya adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Muhamad Sidik Heruwibowo
  • Komisaris Independen: Johanes Kuntjoro Adi S.
  • Komisaris Independen: Retno Wahyuni Wijayanti
  • Komisaris: Nyi Mas Dewi Ratih Kamiliah *

Susunan Direksi:

  • Direktur Utama: Ida Bagus Ketut Subagia
  • Direktur Keuangan: Rustarti Suri Pertiwi
  • Direktur Digital & Operasional: Lukman Hakim
  • Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia: Danar Widyantoro
  • Direktur Bisnis: Kicky Andrie Davetra.

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

17 mins ago

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

35 mins ago

Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More

48 mins ago

OJK-Kemenkeu Kompak Tekan Bunga Kredit, Targetkan Lebih Rendah dari 8 Persen

Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More

54 mins ago

Perkuat Tata Kelola dan Etika Digital, BSI Raih ISO Global 27701:2019

Poin Penting BSI meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 sebagai bukti komitmen memperkuat perlindungan data pribadi… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Proyeksikan BI Rate Dipangkas 2 Kali pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri memproyeksikan BI Rate hanya dipangkas maksimal dua kali pada 2026 dengan… Read More

2 hours ago