Aktivitas di pelabuhan kelolaan IPC. (Foto: Dok. Pelindo II)
Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC membongkar jajaran direksi dengan menempatkan lima direktur baru.
Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor SK-101/MBU/05/2016 tanggal 16 Mei 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi PT Pelabuhan Indonesia II. Tiga direktur Pelindo II yang diganti adalah Dana Amin, Orias P. Moedak, Dede R. Martin.
Adapun susunan direksi baru IPC sesuai hasil RUPS di Kementerian BUMN hari ini adalah sebagai berikut:
Direktur Utama Elvyn G. Masassya
Direktur Saptono R. Irianto
Direktur Dani Rusli Utama
Direktur Disril Revolin Putra
Direktur Iman Rachman
Direktur Riri Syeried Jetta
Bersama dengan Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya yang telah dilantik pada 22 April lalu, manajemen IPC akan mencoba meningkatkan kinerja perusahaan terutama untuk menjadi pelabuhan terbaik.
Elvyn sendiri memiliki visi kepemimpinan untuk menjadikan IPC sebagai salah satu pelabuhan terbaik di kawasan dan mendukung konetivitas logistik di Indonesia.
“Dengan team baru diharapkan IPC akan memiliki energi positif untuk bisa melakukan akselerasi pengembangan connectity logistik dan modernisasi pengelolaan port,” tandas Elvyn kepada Infobanknews.com. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More