Perbankan

RUPS BTN: Haru jadi Dirut dan Nixon jadi Wadirut, Ini Jajaran Lengkapnya

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam rapat tersebut perseroan memutuskan untuk mengangkat Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Utama menggantikan Pahala N Mansury yang menjadi Wakil Menteri BUMN.

Asal tahu saja, pada Desember 2020 lalu, Pahala N Mansury secara mendadak ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Wamen BUMN menggantikan Budi Gunadi Sadikin yang menjadi Menteri Kesehatan. Nixon L.P. Napitupulu yang ketika itu menjabat sebagai Direktur Keuangan, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank BTN untuk mengisi posisi Pahala N Mansury.

Dalam RUPS juga diputuskan ada penambahan direksi yakni Wakil Direktur Utama yang diisi oleh Nixon L.P. Napitupulu, yang sebelumnya sempat menjadi Plt Direktur Utama BTN ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut. Dengan demikian, Nixon akan mendampingi Haru untuk membawa Bank BTN lebih profit lagi.

Selain itu, RUPS juga mengangkat Eko Waluyo sebagai Direktur Legal, Human Capital, & Compliance menggantikan Yossi Istanto. Selain Eko Waluyo, pemegang saham juga mengangkat Nofry Rony Poetra sebagai Direktur Finance, Planning, and Treasury.

Sementara dari jajaran Komisaris juga ada penambahan posisi yakni Wakil Komisaris Utama yang diisi oleh Iqbal Latanro. Iqbal merupakan sosok lama di Bank BTN dimana sebelumnya sempat menjadi Direktur Utama Bank BTN.

Haru sebelumnya merupakan Direktur Keuangan Bank BRI pada tahun 2015 hingga Januari 2021. Ia merupakan lulusan magister dari Investment Banking Emory University, USA. Sebelumnya lagi, Haru merupakan lulusan Teknik Industri Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang.

Karir awalnya adalah sebagai Kepala Desk, Hubungan Investor Divisi Sekretariat Perusahaan Kantor Pusat PT BRI (Persero) Tbk. Berkat jaringan dan pakar di bidangnya pada tahun 2011 dirinya dinobatkan sebagai General Manager untuk Kantor Cabang Luar Negeri New York PT BRI (Persero) Tbk pada periode 2011-2014.

Setelah menjadi general manager di cabang luar negeri, ia pun kembali dipilih sebagai Kepala Divisi Treasury Kantor Pusat PT BRI (Persero) Tbk pada periode 2014-2015. Hingga pada akhirnya pada tahun 2015, ia pun menjadi Direktur Keuangan Bank Rakyat Indonesia sampai dengan Januari 2021.

Dengan demikian berikut jajaran Direksi dan Komisaris BTN yang baru:

Susunan Direksi Bank BTN

-Direktur Utama: Haru Koesmahargyo

-Wakil Direktur Utama: Nixon L.P. Napitupulu

-Direktur Consumer dan Commercial Lending: Hirwandi Gafar

-Direktur Finance, Planning, & Treasury: Nofry Rony Poetra

-Direktur Legal, Human Capital, & Compliance: Eko Waluyo

-Direktur Remidial and Wholesale Risk: Elisabeth Novie Riswanti

-Direktur Operation, IT & Digital Banking: Andi Nirwoto

-Direktur Enterprise Risk Management, Big Data & Analityc: Setyo Wibowo

-Direktur Distribution & Ritel Funding: Jasmin

Susunan Komisaris Bank BTN

-Komisaris Utama Independen: Chandra M. Hamzah

-Wakil Komisaris Utama: Iqbal Latanro

-Komisaris: Heru Budi Hartono

-Komisaris: Eko D. Heripoerwanto

-Komisaris: Andin Hadiyanto

-Komisaris Independen: Armand B. Arief

-Komisaris Independen: Ahdi Jumhari Luddin

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

7 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

7 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

8 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

8 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

11 hours ago