PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) /Infobanknews.
Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) atau Bank Jatim memutuskan untuk mengubah susunan direksi dan dewan komisaris perseroan.
Berdasarkan sumber Infobanknews, dalam gelaran RUPST yang berlangsung di Bumi Surabaya City Resort, Jawa Timur, Selasa, 6 Februari 2024 malam, pemegang saham BJTM menyepakati untuk mengangkat kembali Busrul Iman sebagai direktur utama.
Selanjutnya, RUPST juga menyepakati melakukan pengangkatan Umi Rodiyah sebagai direktur kepatuhan menggantikan Tonny Prasetyo yang diberhentikan dengan hormat.
Baca juga: Ambisi Bank Jatim dan Lari Cepat BJB
Pemberhentian dengan hormat juga dilakukan di jajaran dewan komisaris Bank Jatim. RUSPT menyepakati untuk memberhentikan dengan hormat Candra Fajri Ananda sebagai komisaris independen dan Suprajarto yang meninggal dunia pada Selasa (19/12/2023) lalu dari jabatan komisaris utama.
Berikut susunan dewan komisaris dan direksi Bank Jatim setelah pelaksanaan RUPST Bank Jatim Tahun Buku 2023:
Komisaris Independen: Muhammad Mas’ud
Komisaris Independen: Sumaryono
Komisaris: Adhy Karyono
Baca juga: Penyaluran Kredit Bank Jatim Tembus Rp51,7 Triliun, Sektor Ini Mendominasi
Direktur Utama: Busrul Iman
Direktur Keuangan, Treasury & Global Services: Edi Masrianto
Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah: R. Arief Wicaksono
Direktur IT & Digital: Zulhelfi Abidin
Direktur Manajemen Risiko: Eko Susetyono
Direktur Operasi: Arif Suhirman
Direktur Kepatuhan: Umi Rodiyah.
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More