Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah sempat menyentuh Rp17.000 pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (9/3/2026). Begitu pun dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok ke level 7.348 atau melemah 3,12 persen, di tengah lonjakan harga minyak dunia yang mencapai USD100 per barel.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kondisi ekonomi domestik masih terus ekspansi dan belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan.
“Ekonomi sedang ekspansi, daya beli kita jaga mati-matian, dan boro-boro krisis, resesi aja belum. Melambatnya aja belum. Kita masih ekspansi, masih akselerasi. Itu yang kita jaga terus dalam beberapa minggu ke depan,” kata Purbaya saat ditemui di Blok A Pasar Tanah Abang, Senin, 9 Maret 2026.
Baca juga: Rupiah Sempat Tembus Rp17.000 per USD, BI Diminta Prioritaskan Stabilisasi Nilai Tukar
Baca juga: IHSG Tertekan Tensi Geopolitik, Sektor Saham Ini Masih Layak Dicermati
Purbaya meminta agar investor di pasar saham tidak perlu khawatir, sebab pondasi ekonomi domestik akan terus dijaga. Dia menyebut, Indonesia pernah mengalami krisis pada 1998 dan 2008-2009 yang bisa diatasi melalui kebijakan yang sesuai untuk memitigasi risiko.
“Jadi yang investor di pasar saham nggak usah takut, fondasi kita jaga betul. Kita sudah tahu krisis 98 apa penyebabnya, kita terapkan di 2008-2009 ketika global jatuh kita tumbuh bagus kan, 2020 kita jaga juga ekonominya dengan kebijakan yang pas,” ucapnya.
“Jadi teman-teman nggak usah takut, kita sudah punya pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk memitigasi segala gejolak yang terjadi,” tambahnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting: Longsor gunungan sampah di Bantargebang menewaskan empat orang dan kembali menyoroti krisis pengelolaan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.… Read More
Poin Penting: Status Siaga 1 TNI merupakan tingkat kesiapan tertinggi di militer yang menandakan pasukan,… Read More
Poin Penting Pemerintah akan mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia selama satu bulan sebelum menentukan kebijakan… Read More
Poin Penting RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025. Nilai tersebut… Read More
Poin Penting Emas kelolaan layanan bullion bank BSI mencapai sekitar 22,5 ton dalam satu tahun… Read More