Market Update

Rupiah Menguat ke Rp16.766 per Dolar AS Jelang Libur Natal, Ditopang Ekspektasi The Fed

Poin Penting

  • Rupiah menguat 0,06% dan dibuka di level Rp16.766 per dolar AS, lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di Rp16.777.
  • Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menguat seiring perlambatan data ketenagakerjaan AS dan kenaikan pengangguran ke 4,6%.
  • Perdagangan cenderung tipis jelang libur Natal, dengan rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.734–Rp16.864 per dolar AS.

Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (23/12/2025). Rupiah dibuka di level Rp16.766 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,06 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.777 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro mengatakan, investor masih mencermati data ketenagakerjaan AS terbaru yang menunjukkan perlambatan perekrutan serta kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,6 persen.

Baca juga: Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Ini Faktor Pendorongnya

Menurut Andry, kondisi tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (the Fed) akan mulai memangkas suku bunga acuannya pada tahun depan.

Perdagangan Tipis Jelang Libur Natal

Sementara itu, aktivitas perdagangan global terpantau relatif tipis menjelang libur Natal. Perhatian pelaku pasar juga beralih ke rilis data ekonomi AS yang sempat tertunda pada akhir pekan ini.

“Termasuk perkiraan kedua PDB, untuk mengonfirmasi bahwa pertumbuhan ekonomi secara bertahap melambat tanpa penurunan tajam,” kata Andry, Selasa, 23 Desember 2025.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp16.714 per Dolar AS

Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.734 hingga Rp16.864 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp16.734 dan Rp16.846 per dolar AS hari ini,” ujar Andry. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Langkah Allianz Indonesia Dukung Kanal Distribusi Keagenan dan Bancassurance

Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More

57 mins ago

Pertama di Indonesia, BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar

Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More

1 hour ago

126.796 Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan via Coretax per 12 Januari 2026

Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More

1 hour ago

Investor Simak! Ini Sektor yang Diproyeksi Moncer di Tahun Kuda Api

Poin Penting DBS Bank memproyeksikan IHSG menguat ke level 9.800 pada 2026, ditopang fundamental pasar… Read More

2 hours ago

IHSG Rebound, Dibuka Menguat ke Posisi 8.934

Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More

3 hours ago

Geopolitik Memanas, DBS Ungkap 2 Aset Investasi Paling Diuntungkan

Poin Penting Produksi minyak Venezuela rendah, invansi AS tak berdampak besar ke harga energi global.… Read More

4 hours ago