Market Update

Rupiah Menguat ke Rp15.420 per Dolar AS Pagi Ini

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot menguat pada perdagangan Rabu pagi, 27 Desember 2023. Rupiah menguat sebesar 64 poin atau 0,41 persen ke posisi Rp15.420 per dolar AS. 

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau 22 Desember 2023, mematok rupiah di angka Rp15.489 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro menyebutkan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah hari ini akan berada di sekitar Rp15.464 – Rp15.549 per dolar AS.

Baca juga: INDEF Ramal Nilai Tukar Rupiah 2024 di Kisaran Rp15.500 per Dolar AS

“Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini mungkin akan bergerak di sekitar Rp15,464 dan Rp15,549,” ujar Andry dalam risetnya Rabu 27 Desember 2023.

Adapun, tambahnya, pada penutupan perdagangan di Jumat lalu (22/12) secara year to date tercatat rupiah menguat sebesar 0,55 persen ytd.

“Rupiah (22/12) menguat 0,27 persen menjadi Rp15.483/USD atau naik 0,55 persen ytd,” pungkasnya.

Sementara itu, Analis PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa perdagangan minggu ini, mata uang rupiah masih fluktuatif namun tetap menguat.

“Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang  Rp15.460- Rp15.560,” tambah Ibrahim.

Baca juga: Bos BI Pede Nilai Tukar Rupiah Stabil di 2024, Ini Pendorongnya

Ibrahim pun menyoroti pernyataan Presiden Jokowi yang menyatakan optimistis terhadap outlook perekonomian Indonesia 2024. Menurutnya, Indonesia memiliki modal ekonomi dan politik. Memasuki tahun 2024 ini kita tidak punya alasan untuk tidak optimis. 

“Ada beberapa indikator ekonomi Indonesia yang membuat pertumbuhan ekonomi optimis diatas 5 persen. Misalnya, pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5 persen atau lebih tinggi dari rata-rata global yang hanya 2,9 persen. Kemudian, inflasi masih di angka 2,86 persen atau masih di bawa tingkat inflasi global 7,2 persen,” ungkapnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

9 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

10 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

10 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

13 hours ago