Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada awal perdagangan hari ini, Rabu (14/1/2026). Rupiah berada di level Rp16.870 per dolar Amerika Serikat (AS), naik 0,04 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.876 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai rupiah berpotensi melemah seiring penguatan kembali dolar AS.
Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah Imbas Gejolak Geopolitik yang Makin Meningkat
“Walau sempat turun oleh data inflasi yang sedikit lebih lemah dari perkiraan, indeks dolar AS rebound kuat oleh pernyataan hawkish pejabt the Fed Musalem,” kata Lukman, Rabu, 14 Januari 2026.
Lebih lanjut, Lukman menyebut pelemahan rupiah berpeluang berlanjut hingga mendekati level Rp17.000 per dolar AS. Kondisi ini diperkirakan mendorong Bank Indonesia (BI) melakukan langkah stabilisasi.
“Namun dengan perlemahan rupiah yang berkelanjutan belakangan ini dan semakin mendekati Rp17.000 BI diperkirakan akan melakukan intervensi,” pungkasnya.
Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp16.847 per Dolar AS
Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang terbatas sepanjang hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS hari ini,” imbuhnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More