Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis, 20 November 2025. Rupiah dibuka di level Rp16.745 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,22 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.708 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah akan bergerak stagnan terhadap dolar AS dengan kecenderungan menguat terbatas.
Lukman menjelaskan, meskipun rupiah mendapat dukungan dari kebijakan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) November 2025, tekanan masih datang dari sikap hawkish Federal Reserve (The Fed).
“Rupiah diperkirakan akan datar terhadap dolar AS dengan kecenderungan menguat terbatas. Walau didukung oleh langkah BI yang mempertahankan suku bunga, namun tertekan oleh penguatan dolar AS sikap hawkish dari the Fed dalam risalah pertemuan semalam,” jelas Lukman, Kamis, 20 November 2025.
Baca juga: Rupiah Melemah 0,69 Persen! BI Langsung Bergerak, Simak Langkah Stabilitasnya
Selain itu, investor masih bersikap wait and see menantikan rilis neraca transaksi berjalan Indonesia untuk kuartal III 2025 yang akan diumumkan besok.
“Investor juga cenderung wait and see menantikan rilis neraca transaksi berjalan kuartal III Indonesia besok,” tambah Lukman.
Baca juga: Kurangi Tekanan Dolar, BI Tambah Instrumen Moneter Berbasis Yuan-Yen
Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam kisaran Rp16.650 hingga Rp16.750 per dolar AS sepanjang hari.
“Rupiah hari ini akan berada di range Rp16.650 hingga Rp16.750 per dolar AS hari ini,” imbuh Lukman. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More