Market Update

Rupiah Masih Lanjutkan Penguatannya

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (26/11) diperkirakan kembali bergerak menguat, melanjutkan perdagangan di hari sebelumnya (23/11) yang menguat terhadap mata uang Paman Sam.

Asal tahu saja pada pagi hari ini nilai tukar rupiah dibuka stagnan di level Rp14.544 per dolar AS, setelah pada perdagangan di akhir pekan kemarin rupiah mampu ditutup menguat hingga 36 poin atau 0,25 persen menjadi ke level Rp14.544 per dolar AS.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail, dalam risetnya di Jakarta, Senin, 26 November 2018 mengatakan, rupiah yang diperkirakan bergerak menguat seiring dengan pelemahan harga minyak. Turunnya harga minyak diperkirakan dapat membantu mengurangi defisit neraca migas.

“Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.500-Rp14.600,” ujarnya.

Namun demikian, kata dia, dolar indeks diperkirakan menguat ke level 96,9-97,0 terhadap mata uang kuat utama dunia lainnya terutama Euro seiring jatuhnya harga minyak dan pelemahan ekonomi Zona Eropa.

Tercatat S&P 500 terkoreksi 0,66 persen pada Jumat malam didorong koreksi tajam harga minyak di AS sebesar 7 persen seiring ketakutan investor terhadap pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia dan naiknya supply minyak Saudi yang diperkirakan lebih tinggi di bulan November dibandingkan Oktober sebesar 10,9 juta per barrel.

Koreksi yang berlanjut di pasar saham AS kembali mendorong investor mengakumulasi dollar dan US treasury. Sementara itu, data Purchasing Manager Index (PMI) Zona Eropa melemah menjadi 52.4 di bulan November dibandingkan Oktober sebesar 53.1. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

3 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

4 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

13 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

13 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

16 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

16 hours ago