Sementara keputusan Bank Indonesia yang menahan BI 7-day Reverse Repo Rate di level 4,75%, menunjukkan bahwa Bank Indonesia semakin waspada terhadap ketidakpastian global yang dikhawatirkan bakal berdampak ke pasar keuangan Indonesia.
“BI yang menahan BI 7-day Repo Rate di 4,75% semakin waspada terhadap ketidakpastian global walaupun memberikan komitmen kehadiran di pasar valas untuk jaga stabilitas rupiah,” ucapnya. (Baca juga: Pelemahan Rupiah Justru Selamatkan RI)
Lebih lanjut dia mengungkapkan, fokus pelaku pasar terhadap dinamika politik dalam negeri yang tengah terjadi, diperkirakan akan kembali berpeluang menambah ketidakpastian dalam jangka pendek. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More
Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More