Market Update

Rupiah Hari Ini Diramal Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Poin Penting

  • Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (21/1/2026), dibuka di level Rp16.958 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp16.956 per dolar AS
  • Tekanan global meningkat seiring ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif impor terhadap delapan negara Eropa terkait isu pengambilalihan Greenland
  • Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.915–Rp17.010 per dolar AS.

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (21/1/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.958 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat tipis 0,01 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.956 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru pada delapan negara Eropa yang menentang rencana pengambil alih Greenland.

“Ia dijadwalkan bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas Greenland di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Rabu waktu setempat,” kata Andry, Rabu 21 Januari 2026.

Baca juga: Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, OJK Ungkap Risiko ke Perbankan

Lebih lanjut, Presiden Trump mengatakan delapan sekutu Eropa akan menghadapi peningkatan tarif, dimulai dari 10 persen pada 1 Februari dan meningkat menjadi 25 persen pada 1 Juni, kecuali tercapai kesepakatan yang memungkinkan Washington untuk “membeli” Greenland.

“Ia juga mengancam akan mengenakan tarif 200 persen pada anggur dan sampanye Prancis setelah Presiden Prancis Macron menolak untuk bergabung dengan “Board of Peace” miliknya di Gaza,” tambahnya.

Baca juga: Rupiah Hampir Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Respons BI

Andry menyatakan, kekhawatiran akan potensi keretakan antara AS dan Eropa tetap ada setelah Washington mengisyaratkan ambisi di Arktik, yang menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dan permintaan energi yang lebih lemah.

Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.915 hingga Rp17.010 per dolar AS hari ini.

“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp16.915 dan Rp17.010 per dolar AS,” pungkas Andry. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Rupiah Tertekan, BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4,75 Persen

Poin Penting Tekanan rupiah yang masih kuat dan sensitivitas pasar terhadap risiko fiskal serta global… Read More

33 mins ago

KPK juga Seret Bupati Pati Sudewo ke Kasus DJKA Kemenhub

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan Bupati Pati Sudewo (SDW) sebagai tersangka dalam… Read More

3 hours ago

Soal Kasus Sritex, Babay Parid Wazdi Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo dan Menkeu Purbaya

Poin Penting Babay Parid Wazdi menilai proses hukum atas keputusan bisnis perbankan telah menimbulkan ketakutan… Read More

3 hours ago

Harga Emas Galeri24, UBS, dan Antam Hari Ini Makin Meroket, Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak naik pada Rabu, 21 Januari 2026, mencakup produk… Read More

3 hours ago

Warisan Robby Djohan: Dari Bankir-bankir Andal Sampai Keris-keris Bertuah

Poin Penting Robby Djohan dikenang sebagai bankir legendaris yang sukses membangkitkan Bank Niaga, Garuda Indonesia,… Read More

3 hours ago

IHSG Dibuka Melemah 0,50 Persen ke Posisi 9.088

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,50 persen ke level 9.088,88 pada perdagangan pagi 21 Januari,… Read More

5 hours ago