Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (21/1/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.958 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat tipis 0,01 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.956 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru pada delapan negara Eropa yang menentang rencana pengambil alih Greenland.
“Ia dijadwalkan bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas Greenland di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Rabu waktu setempat,” kata Andry, Rabu 21 Januari 2026.
Baca juga: Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, OJK Ungkap Risiko ke Perbankan
Lebih lanjut, Presiden Trump mengatakan delapan sekutu Eropa akan menghadapi peningkatan tarif, dimulai dari 10 persen pada 1 Februari dan meningkat menjadi 25 persen pada 1 Juni, kecuali tercapai kesepakatan yang memungkinkan Washington untuk “membeli” Greenland.
“Ia juga mengancam akan mengenakan tarif 200 persen pada anggur dan sampanye Prancis setelah Presiden Prancis Macron menolak untuk bergabung dengan “Board of Peace” miliknya di Gaza,” tambahnya.
Baca juga: Rupiah Hampir Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Respons BI
Andry menyatakan, kekhawatiran akan potensi keretakan antara AS dan Eropa tetap ada setelah Washington mengisyaratkan ambisi di Arktik, yang menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dan permintaan energi yang lebih lemah.
Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.915 hingga Rp17.010 per dolar AS hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp16.915 dan Rp17.010 per dolar AS,” pungkas Andry. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KPPU putuskan 97 pinjol melanggar aturan Pasal 5 UU No. 5/1999 terkait penetapan… Read More
Poin Penting Komisi Pengawas Persaingan Usaha menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada 97 penyelenggara pindar… Read More
Poin Penting AFTECH berharap formasi baru Dewan Komisioner OJK dapat memperkuat kebijakan dan pengawasan industri… Read More
Poin Penting KPK mencatat 67,98% penyelenggara negara telah melaporkan LHKPN 2025 hingga 11 Maret 2026… Read More
Poin Penting Gubernur Babel mewajibkan ASN menggunakan sepeda atau kendaraan roda dua untuk menekan konsumsi… Read More
Poin Penting DPR meminta wacana belajar dari rumah untuk efisiensi energi dikaji hati-hati, karena berpotensi… Read More