Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini Rabu (4/2/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.762 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,05 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.754 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, pasar menjauh dari aset aman seperti obligasi pemerintah (Treasuries) karena penguatan baru pada logam mulia.
“Setelah aksi jual besar-besaran mendorong bursa utama untuk secara signifikan meningkatkan persyaratan margin untuk posisi terbuka dan berdampak pada kelas aset lainnya,” kata Andry, Rabu, 4 Februari 2026.
Baca juga: Purbaya Sebut Tak Sulit Perkuat Rupiah Jadi Rp15.000 per Dolar AS, Ini Alasannya
Sementara itu, investor obligasi terus menilai bagaimana Warsh dapat memandu FOMC tahun ini. Ketua yang akan segera menjabat ini dipandang sebagai sosok yang waspada terhadap inflasi dan sebelumnya menentang neraca The Fed yang lebih besar selama krisis keuangan global, yang memperlebar kurva imbal hasil AS pada pergantian bulan.
“Imbal hasil juga meningkat setelah data baru dari ISM mencerminkan pemulihan yang tidak terduga di sektor manufaktur AS,” tambahnya.
Investor juga akan mencermati Indeks Optimisme Ekonomi RealClearMarkets/TIPP untuk AS yang naik menjadi 48,8 pada Februari 2026, di atas ekspektasi pasar sebesar 47,9.
Baca juga: Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, OJK Ungkap Risiko ke Perbankan
Begitu pun prospek ekonomi enam bulan ke depan yang naik 1,2 persen, dari 43,3 pada Januari 2026 menjadi 43,8 pada Februari 2026.
Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.725 hingga Rp16.790 per dolar AS hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp16.725 dan Rp16.790 per dolar AS,” ujar Andry. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More