Ilustrasi: Bank Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memprediksi suku bunga acuan BI atau BI Rate masih akan dipertahankan pada Juni 2024, yakni di level 6,25 persen.
Josua bilang meski nilai tukar rupiah melemah, hal tersebut juga dialami oleh mata uang global lainnya. Ini dipengaruhi oleh faktor sentimen dan tidak mencerminkan faktor fundamental ekonomi Indonesia, maka pelemahan rupiah saat ini cenderung bersifat sementara.
Baca juga: Rupiah Diramal Tembus Rp16.400 per Dolar AS
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah tembus Rp16.365 per dolar AS pada Rabu (19/6/2024) pukul 14.46 WIB.
“BI diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga BI Rate di level 6,25 persen, setelah terakhir BI menaikkan suku bunga acuan BI pada RDG bulan April yang lalu,” ujar Josua saat dihubungi Infobanknews, Rabu, 19 Juni 2024.
Di sisi lain, BI Rate akan ditahan karena mempertimbangkan kondisi inflasi yang tetap terkendali, posisi cadangan devisa yang manageable, serta prospek keseimbangan eksternal yang tetap manageable.
“Mengingat suku bunga acuan di level 6,25 persen saat ini masih konsisten untuk menjangkar ekspektasi inflasi serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” jelasnya.
Baca juga: Bos BI: Dolar Masih Akan di Atas Rp16.000 hingga Kuartal II 2024
Adapun dalam beberapa minggu terakhir, penguatan dolar AS terhadap mata uang global dipengaruhi oleh faktor sentimen seperti pelemahan Euro di tengah ketidakpastian politik di Eropa, dan arah suku bunga sentral global terutama The Fed.
Di mana pada rapat FOMC bulan ini, The Fed diperkirakan memiliki ruang untuk memangkas suku bunga FFR (Fed Fund Rate) sebesar 25 basis poin (bps) di tahun 2024 dan ruang penurunan sebesar 100 bps pada 2025 mendatang. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting ESDM memastikan stok BBM nasional aman dengan ketahanan mencapai 27–28 hari, di atas… Read More
Poin Penting Chubb Indonesia bekerja sama dengan Bank DBS Indonesia meluncurkan asuransi siber Cyber Guard… Read More
Poin Penting PLN mengimbau pelanggan memastikan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik Idulfitri… Read More
Poin Penting BNI bagikan dividen Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per saham, setara 65% dari laba… Read More
Poin Penting Jadwal libur bank saat Lebaran 2026 berlangsung bersamaan dengan rangkaian libur Nyepi dan… Read More
Poin Penting Program prioritas MBG dan KDMP tetap berjalan tanpa pemangkasan anggaran. Efisiensi dialihkan ke… Read More