Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Dalam penutupan pasar sore ini (4/6) rupiah ditutup stagnan di level 14.095/US$. Meski begitu kemungkinan nilai tukar rupiah dalam perdagangan besok akan menguat dalam range 13.950/US$ hingga 14.120/US$.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, kebijakan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang memperpanjang PSBB transisi sampai akhir Juni 2020. Dirinya menilai masa transisi mengindikasikan bahwa kebijakan tersebut ikut membantu program pemerintah menuju tatanan hidup baru yaitu new normal sehingga pasar merespon positif terhadap kebijakan tersebut.
“Masa transisi akan diterapkan memberi angin segar bagi perekonomian di DKI Jakarta yang notabene Ibu kota Indonesia sehingga dalam masa transisi tersebut perkantoran, mall dan lainnya kembali buka walaupun dibawah pengawasan yang ketat,” kata Ibrahim kepada infobanknews di Jakarta, Kamis 4 Juni 2020.
Ke depan pelaku pasar dinilai akan lebih optimis dengan masa transisi ini atau diartikan dengan program new normal yang digadang-gadang oleh Pemerintah. Sehingga arus modal asing yang tadinya keluar pasar dalam penutupan sore ini kembali masuk dan mata uang garuda kembali stagnan.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (4/6) kurs rupiah berada pada posisi 14.165 US$ terlihat menguat dari posisi 14.245/US$ pada perdagangan kemarin (3/6). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More