Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar as pada hari ini (10/11) ditutup pada level Rp14.057/US$. Angka tersebut menguat tipis 7 point bila dibandingkan penutupan sebelumnya (9/10) di level Rp14.064/US$.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, berita bahwa vaksin COVID-19 dapat tersedia dalam waktu dekat dapat meningkatkan optimisme atas pemulihan ekonomi global.
“Pembuat obat Pfizer Inc mengatakan pada hari Senin bahwa kandidat vaksinnya, yang sedang dikembangkan dalam kemitraan dengan BioNTech Jerman. Vaksin tersebut tercatat memiliki efektivitas lebih dari 90% dalam mencegah COVID-19. Klaim tersebut didasarkan pada data dari 94 orang pertama yang terinfeksi virus dalam uji klinis skala besar Pfizer,” kata Ibrahim di Jakarta, Selasa 10 November 2020.
Ibrahim menjelaskan, Pfizer Inc. datang saat jumlah kasus COVID-19 global melampaui angka 50,8 juta pada 10 November 2020. Terlebih jumlah kasus positif covid-19 di AS telah menyentuh angka lebih dari 10 juta kasus. Sementara itu menurut data dari Johns Hopkins University, berita tersebut meningkatkan harapan bahwa obat COVID-19 akan segera tersedia
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (10/11) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.015/US$ terlihat menguat dari posisi Rp14.173/US$ pada perdagangan kemarin (9/11). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More