Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Dalam perdagangan sore ini (21/4) nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di level 15.467/US$ bila dibandingkan dari penutupan sebelumnya (20/4) di level 15.412/US$.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi kepada infobanknews menjelaskan, harga minyak mentah anjlok ke level terendah karena pasokannya yang berlebih serta para produsen kehabisan tempat untuk menampung.
“Sejalan dengan itu, permintaan minyak juga nyaris nihil karena kebijakan social distancing membuat sepertiga populasi dunia berdiam diri di rumah masing-masing,” kata Ibrahim di Jakarta, Selasa 21 April 2020.
Selain itu, pandemi virus corona (COVID19) di dunia juga masih dikhawatirkan pelaku pasar. WHO mencatat pasien positif corona di seluruh dunia mencapai 2,40 juta dengan jumlah orang meninggal sebanyak 165.237 kasus.
Sementara untuk faktor dalam negeri, meski pasar global terus bergejolak namun Bank Indonesia (BI) optimis fundamental ekonomi RI masih kuat dan stabil. Ibrahim mengatakan, arus modal asing yang di perdagangkan sesi siang memang terlihat terus keluar, namun pada saat mendekati penutupan pasar arus modal asing kembali masuk dan kembali membanjiri pasar valas dan obligasi dalam negeri.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (21/4) kurs rupiah berada pada posisi 15.643/ US$ terlihat melemah dari posisi 15.543/US$ pada perdagangan kemarin (20/4). (*)
Editor: Rezkiana Np
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More