Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Dalam perdagangan hari ini (13/8) nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis 15 point di level Rp14.775/US$ bila dibandingkan dari penutupan hari sebelumnya (12/8) di level Rp14.760/US$.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, pelaku pasar kecewa terhadap pembicaraan mengenai stimulus fiskal yang masih belum ada keputusan dari Senat Amerika Serikat (AS).
“Beberapa senat mengusulkan proposal stimulus baru bernilai US$1 triliun. Namun kubu oposisi Partai Demokrat enggan menyetujui karena merasa jumlahnya terlalu sedikit,” kata Ibrahim di Jakarta, Kamis 13 Agustus 2020.
Sedangkan faktor dalam negeri, menurutnya faktor Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih mempengaruhi kepercayaan pasar. Sebagai informasi saja, hari ini akan menjadi hari terakhir untuk PSBB transisi di DKI Jakarta. Namun jika melihat angka pertambahan kasus covid-19 di Ibu kota yang masih tergolong tinggi dan bahkan memimpin pertambahan kasus secara nasional.
“Bukan tak mungkin ke depan masa transisi PSBB masih akan diperpanjang. Apalagi guna untuk menghambat laju kemacetan di Jakarta Pemerintah DKI Jakarta telah mengambil kebijakan rem darurat dengan menerapkan ganjil genap di 25 ruas jalan di Ibu kota,” tambahnya.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (13/8) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.877/US$ terlihat melemah dari posisi Rp14.777/US$ pada perdagangan kemarin (12/8). (*)
Editor: Rezkiana Np
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More