Moneter dan Fiskal

Rupiah Diproyeksi Melemah Seiring Inflasi AS yang Tinggi

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat, 15 Agustus 2025. Rupiah dibuka pada level Rp16.156 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,26 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.115 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS seiring data inflasi AS yang naik lebih tinggi dari perkiraan.

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound menyusul data yang menujukkan inflasi di tingkat produsen AS yang naik lebih tinggi dari perkiraan,” kata Lukman, Jumat, 15 Agustus 2025.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat Seiring Pasar Menanti Keputusan The Fed

Selain itu, data pekerjaan AS atas klaim pengangguran terjadi penurunan dibandingkan dengan data sebelumnya.

“Serta data pekerjaan AS klaim pengangguran yg lebih rendah,” tambah Lukman.

Baca juga: Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Dolar AS Tertekan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Sehingga, Lukman memproyeksikan rupiah akan berada di kisaran level Rp16.100 hingga Rp16.200 per dolar AS hari ini.

“Rupiah akan berada di range Rp16.100 hingga Rp16.200 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

5 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

5 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

6 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

6 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

6 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

7 hours ago